Wabup Tasikmalaya Asep Sopari Dicatut Oknum untuk Modus Penipuan Tawaran Bantuan
- Daily News
- November 2, 2025

TASIKMALAYA | Priangan.com – Dekan FISIP Universitas Gadjah Mada, Wawan Mas’udi, menyayangkan rendahnya aktivisme politik masyarakat dalam mengikuti perhelatan pilkada. Padahal, hajat politik lima tahunan untuk memilih kepala daerah itu sama pentingnya dengan mencoblos calon Presiden atau anggota dewan. Naskah: AI | Editor: Yd
READ MORE
INTERNASIONAL | Priangan.com – Presiden Rusia, Vladimir Putin, kembali menjadi sorotan. Dalam Forum Ekonomi Timur pada Kamis, 5 September 2024, Putin secara mengejutkan menyatakan dukungannya untuk Wakil Presiden Amerika Serikat, Kamala Harris, dalam pemilihan Presiden 2024 yang akan datang. Naskah: AI | Editor: Adtm
READ MORE
TASIKMALAYA | Priangan.com – Pilkada Kota Tasikmalaya 2024 memasuki babak baru. Ada sepuluh nama yang sudah daftar ke KPU dan tinggal menunggu ditetapkan sebagai calon wali kota dan wakil wali kota. Mereka adalah Muhammad Yusuf-Hendro Nugaraha, Ivan Dicksan-Dede Muharam, Nurhayati-Muslim, Viman Alfarizi-Diky Chandra, dan Yanto Aprianto-Aminudin. Naskah: AI | Editor: Adtm
READ MORE
TASIKMALAYA | Priangan.com – Tindakan kasar yang dilakukan Komandan Batalyon (Danyon) D Pelopor Satuan Brimob Polda Jawa Barat, Kompol Iyus Ali Yusuf, akhirnya berbuah pahit. Selain jadi sasaran amuk mahasiswa, ia juga harus ditarik dari tempatnya bertugas. Naskah: AI | Editor: Yd
READ MORE
https://youtu.be/Ou-_ODI2KA8 JAKARTA | Priangan.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengambil langkah zig-zag dalam pilkada serentak 2024. Manuver politik yang dilakukan mereka memantik kegaduhan hingga menimbulkan reaksi keras dari banyak kalangan. Naskah: AI | Editor: Yd
READ MORE
JAKARTA | Priangan.com – Anak bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, menjadi buah bibir setelah pulang dari Amerika Serikat menggunakan pesawat jet pribadi. Ia bersama istrinya, Erina Gudono, jalan-jalan ke Negeri Paman Sam dengan cara yang membuat publik marah. Naskah: AI | Editor: Adtm
READ MORE
JAKARTA | Priangan.com – Pada awal abad ke-20, ruang sidang di Hindia Belanda bukan sekadar tempat mencari keadilan, melainkan sebuah panggung penegasan kekuasaan kolonial. Dalam sistem peradilan Landraad, terdakwa pribumi kerap diperlakukan berbeda sejak awal persidangan. Mereka duduk di lantai, membungkuk di hadapan hakim Eropa, dan menjalani proses hukum yang sebagian besar berlangsung dalam bahasa
READ MORE