DPRD Garut Pelajari Strategi Penataan PKL ke DPRD Ciamis
- Daily News
- November 5, 2025

TASIKMALAYA | Priangan.com – Dua calon bupati Tasikmalaya, Iwan Saputra dan Cecep Nurul Yakin, “mengeroyok” Ade Sugianto dalam pengundian nomor urut pasangan calon yang dilangsungkan di Islamic Center Kabupaten Tasikmalaya, Senin, 23 September 2024. Naskah: AI | Editor: Adtm
READ MORE
JAKARTA | Priangan.com – Orang-orang Asia Tenggara, termasuk Indonesia, punya modal bagus untuk membangun peradaban yang lebih baik. Dibanding masyarakat Eropa, orang Asia Tenggara lebih bisa merangkul perdamaian dan stabilitas. Sedangkan orang Eropa kerap mengedepankan kompetisi kalah dan menang. Naskah: AI | Editor: Adtm
READ MORE
JAKARTA | Priangan.com – Belum reda perseteruan antara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), kini muncul wacana MLB atau Muktamar Luar Biasa untuk melengserkan Yahya Cholil Staquf dari kursi ketua umum PBNU. Naskah: AI | Editor: Adtm
READ MORE
INTERNASIONAL | Priangan.com – Sebanyak 124 negara anggota PBB mendukung resolusi yang menyoroti diakhirinya pendudukan Israel di Palestina. Dalam sidang Majelis Umum yang berlangsung pada Rabu (18/9), itu hanya 14 negara yang menentang dan 43 negara abstain. Naskah: AI | Editor: Yd
READ MORE
JAKARTA | Priangan.com – Pemerintahan Joko Widodo membuat heboh publik dengan kembali membuka keran ekspor pasir laut yang sudah dihentikan sejak 20 tahun lalu. Sejumlah pihak menghujaninya dengan protes, tak terkecuali Susi Pudjiastuti yang merupakan mantan Menteri Kelautan. Naskah: AI | Editor: Adtm
READ MORE
INTERNASIONAL | Priangan.com – Konflik antara Israel dan Hizbullah semakin memanas. Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, mengumumkan dimulainya “fase baru” dalam perang Israel. Kini, mereka memfokuskan operasinya pada Hizbullah di Lebanon, melalui serangan yang tidak diprediksi sebelumnya. Ribuan alat komunikasi yang digunakan Hizbullah meledak di seluruh Lebanon. Naskah: AI | Editor: Adtm
READ MORE
JAKARTA | Priangan.com – Pada awal abad ke-20, ruang sidang di Hindia Belanda bukan sekadar tempat mencari keadilan, melainkan sebuah panggung penegasan kekuasaan kolonial. Dalam sistem peradilan Landraad, terdakwa pribumi kerap diperlakukan berbeda sejak awal persidangan. Mereka duduk di lantai, membungkuk di hadapan hakim Eropa, dan menjalani proses hukum yang sebagian besar berlangsung dalam bahasa
READ MORE