CIAMIS | Priangan.com – Upaya meningkatkan kualitas pembinaan kepramukaan di lingkungan madrasah dilakukan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis bersama Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Ciamis. Melalui kursus orientasi, para Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan dan pengawas madrasah dari jenjang MI, MTs, hingga MA dibekali pemahaman terkait peran strategis mereka dalam kegiatan Pramuka yang berpangkalan di madrasah.
Kegiatan yang digelar di MIN 1 Ciamis, Desa Maparah, Kecamatan Panjalu tersebut diikuti puluhan peserta dari berbagai madrasah di Kabupaten Ciamis. Kursus orientasi ini dilaksanakan selama satu hari penuh sebagai bagian dari penguatan sinergi antara Kemenag dan Gerakan Pramuka dalam pembinaan peserta didik.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Ciamis, H. Nanang Permana, menyampaikan bahwa pemahaman mendasar tentang kepramukaan menjadi hal penting bagi para kepala madrasah dan pengawas yang bertindak sebagai Ketua Mabigus. Menurutnya, posisi tersebut memiliki peran langsung dalam menentukan arah pembinaan di gugus depan madrasah.
“Tujuan dari kegiatan ini adalah agar mereka, terutama para Kepala Madrasah dan pengawas, memahami dengan jelas bahwa Gerakan Pramuka yang berbasis di sekolah memiliki arah pembinaan yang jelas, yaitu mematuhi Tri Satya dan Dasa Darma,” ujar Nanang Permana.
Nanang menilai keterlibatan aktif kepala madrasah akan berdampak langsung pada kualitas kegiatan Pramuka yang dijalankan. Dengan pemahaman yang utuh, pembinaan di setiap pangkalan madrasah diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan selaras dengan ketentuan organisasi.
“Penting agar mereka memahami tujuan dari kegiatan ini, sehingga pembinaan di pangkalan madrasah dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan pedoman yang ada,” katanya.
Ia berharap kursus orientasi ini dapat mendorong peningkatan aktivitas kepramukaan di madrasah, tidak hanya dari sisi jumlah kegiatan, tetapi juga mutu pembinaan yang diberikan kepada peserta didik.
“Sehingga pembinaan generasi muda untuk menjadi pemimpin masa depan benar-benar terarah. Menjadi manusia yang memiliki karakter dan mental Indonesia,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Ciamis, H. Jajang Jamaludin, menuturkan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat pemahaman peran dan tanggung jawab Ketua Mabigus serta pengawas madrasah dalam membentuk karakter siswa melalui Pramuka.
“Ketua Mabigus yang merupakan Kepala Madrasah ini diharapkan mampu memperkuat kompetensinya dalam manajemen kepramukaan. Bisa menciptakan inovasi kegiatan, dan sinergi dengan program sekolah untuk membentuk generasi cerdas berkarakter,” kata Jajang Jamaludin.
Melalui kursus orientasi ini, Kemenag Ciamis dan Gerakan Pramuka berharap pembinaan kepramukaan di madrasah dapat menjadi bagian yang terintegrasi dengan pendidikan karakter siswa secara berkelanjutan. (Eri)

















