Trump Ungkap Sikap Putin Soal Masa Depan Ukraina

WASHINGTON | Priangan.com — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyampaikan pandangannya mengenai posisi Rusia dalam konflik Ukraina, dengan menyebut Presiden Vladimir Putin menunjukkan kesiapan untuk mendukung pemulihan negara tersebut setelah perang berakhir. Pernyataan itu disampaikan Trump pada Minggu, 28 Desember 2025, usai rangkaian komunikasi intensif terkait upaya penyelesaian konflik.

Menurut Trump, pembahasan terbaru dengan Putin dilakukan melalui percakapan telepon yang berlangsung lebih dari satu jam. Kremlin menggambarkan dialog tersebut berjalan konstruktif dan berfokus pada pencarian solusi jangka panjang. Kontak ini berlangsung menjelang agenda pertemuan Trump dengan Presiden Ukraina Vladimir Zelensky di Florida.

Dalam keterangannya kepada media, Trump mengatakan kalau Putin menyampaikan keinginan agar Ukraina dapat kembali stabil dan berkembang. Ia menyebut Rusia siap membantu pemulihan ekonomi Ukraina, termasuk kemungkinan penyediaan pasokan energi dan listrik dengan harga yang lebih terjangkau.

Trump juga menyinggung hubungan ekonomi Rusia dan Ukraina sebelum krisis yang meletus pada 2014. Pada periode itu, Rusia menjadi pemasok utama gas alam bagi Ukraina dengan skema harga khusus, sementara infrastruktur pipa Ukraina memegang peran penting sebagai jalur transit energi Rusia ke Eropa.

Melalui unggahan di platform Truth Social, Trump menggambarkan pembicaraannya dengan Putin sebagai dialog yang menghasilkan pemahaman bersama. Ia menekankan bahwa kedua pihak sepakat perlunya penyelesaian menyeluruh, bukan sekadar penghentian sementara yang berpotensi memicu konflik ulang.

Dari Moskow, penasihat kebijakan luar negeri Kremlin Yury Ushakov menyampaikan bahwa Trump dan Putin memiliki pandangan serupa terkait risiko gencatan senjata jangka pendek. Menurutnya, usulan penghentian tembakan sementara yang didorong Ukraina dan sejumlah negara Eropa dinilai berpeluang memperpanjang konflik tanpa memberikan kepastian politik.

Ushakov juga mengungkapkan bahwa Putin menyambut gagasan pembentukan kelompok kerja bilateral yang diusulkan Trump. Forum tersebut akan difokuskan pada pembahasan isu keamanan dan peluang kerja sama ekonomi sebagai bagian dari kerangka pascakonflik.

Lihat Juga :  Sertijab Viman-Dicky Didemo Mahasiswa, Berujung Diskusi Dadakan di Atas Aspal

Sebelumnya, Presiden Putin menyatakan bahwa beberapa pihak Barat telah menyampaikan tawaran kerangka perdamaian kepada Kiev, namun tidak direspons oleh otoritas Ukraina. Ia kembali menegaskan bahwa Moskow tetap membuka jalur diplomasi, meski Rusia akan melanjutkan operasi militernya apabila upaya politik tidak menghasilkan kesepakatan.

Lihat Juga :  Pemerintah Bakal Berlakukan Jam Operasional Bagi PKL di Kawasan Alun-alun Singaparna

Pernyataan Trump ini menambah dimensi baru dalam dinamika diplomasi terkait Ukraina, di tengah upaya Washington memainkan peran sentral dalam menjembatani kepentingan Kiev dan Moskow. (Zia)

Lain nya

Latest Posts

Most Commented

Featured Videos