Daily News

  • Lubang Maut di Jalan Cisinga Tasikmalaya, Kecelakaan Terjadi Hampir Setiap Hari

    Lubang Maut di Jalan Cisinga Tasikmalaya, Kecelakaan Terjadi Hampir Setiap Hari

    TASIKMALAYA | Priangan.com – Jalur Ciawi–Singaparna (Cisinga) yang selama ini menjadi urat nadi transportasi Kabupaten Tasikmalaya kini justru berubah menjadi ancaman nyata bagi keselamatan pengguna jalan. Kerusakan parah di sejumlah titik membuat ruas vital ini layak disebut sebagai jalur maut, tempat warga setiap hari mempertaruhkan nyawa. Pantauan Priangan.com di lapangan menunjukkan kondisi badan jalan Cisinga

    READ MORE

News Room

  • Lawan Kelompok Agama, Parlemen Gambia Tetap Larang Sunat Perempuan

    Lawan Kelompok Agama, Parlemen Gambia Tetap Larang Sunat Perempuan

    INTERNASIONAL | Priangan.com – Parlemen Gambia telah memutuskan untuk mempertahankan undang-undang yang melarang mutilasi alat kelamin perempuan. Sejak 2015, di negara Afrika Barat yang mayoritas berpenduduk muslim itu ada larangan untuk melakukan sunat bagi perempuan. Kendati ada tekanan dari kelompok agama yang mendorong agar undang-undang tersebut dicabut, mayoritas anggota parlemen bergeming. Pada Senin (15/7), mereka

    READ MORE
  • Lawan 17 Nama, Ade Sugianto Kokoh di Puncak Survei

    Lawan 17 Nama, Ade Sugianto Kokoh di Puncak Survei

    TASIKMALAYA | Priangan.com – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya, Ade Sugianto, melesat dalam hasil survei Poltracking Indonesia yang digelar pada April 2024. Ia berada di posisi puncak dengan persentase yang berjarak sangat jauh. Dalam semua simulasi survei, Ade tidak tertandingi. Disandingkan dengan 17 nama lain, seperti Cecep Nurul Yakin, Iwan Saputra, Erry Purwanto, Yod

    READ MORE

Historia

  • Kisah Besar Martokoesoemo di Tengah Hierarki Ruang Sidang Hindia Belanda

    Kisah Besar Martokoesoemo di Tengah Hierarki Ruang Sidang Hindia Belanda

    JAKARTA | Priangan.com – Pada awal abad ke-20, ruang sidang di Hindia Belanda bukan sekadar tempat mencari keadilan, melainkan sebuah panggung penegasan kekuasaan kolonial. Dalam sistem peradilan Landraad, terdakwa pribumi kerap diperlakukan berbeda sejak awal persidangan. Mereka duduk di lantai, membungkuk di hadapan hakim Eropa, dan menjalani proses hukum yang sebagian besar berlangsung dalam bahasa

    READ MORE

Dokumenter