Kopi Gerobak Makin Populer, Praktis, Murah, dan Jadi Favorit Anak Muda Kota Tasikmalaya

TASIKMALAYA | Priangan.com — Tren kopi gerobak di Kota Tasikmalaya kini semakin naik daun. Di berbagai sudut jalan, penjual kopi keliling Tasikmalaya mudah ditemui, menawarkan kopi praktis dengan harga terjangkau yang diminati kalangan milenial hingga pekerja muda.

Fenomena ini menghadirkan alternatif baru di tengah menjamurnya coffee shop modern. Jika kafe identik dengan tempat estetik dan harga relatif mahal, kopi gerobakan justru menawarkan kemudahan akses, cepat disajikan, dan ramah di kantong tanpa mengorbankan rasa.

Perubahan gaya hidup masyarakat urban Tasikmalaya yang serba cepat menjadi faktor utama berkembangnya bisnis kopi murah Tasikmalaya ini. Tanpa perlu parkir lama atau antre di dalam kafe, masyarakat cukup berhenti di pinggir jalan untuk menikmati segelas kopi.

Isan, pelaku usaha kopi gerobak Tasik, mengaku sudah sekitar satu tahun menjalankan bisnis tersebut. Ia melihat peluang besar karena tingginya minat ngopi masyarakat, terutama anak muda.

“Sudah hampir satu tahun jualan kopi keliling. Alhamdulillah pasarnya bagus. Banyak pembeli anak muda, pekerja, sampai mahasiswa yang lagi santai atau istirahat,” ujar Isan kepada Priangan.com, Sabtu (7/2/2026).

Menurutnya, modal usaha kopi gerobakan relatif lebih ringan dibanding membuka kafe permanen, namun perputaran uang cukup cepat sehingga keuntungan bisa stabil setiap hari.

Selain praktis, faktor harga menjadi daya tarik utama. Kopi gerobakan biasanya dijual jauh lebih murah dibanding kopi di kafe, namun tetap menjaga kualitas rasa agar pelanggan tetap loyal.

Bunga, mahasiswi di Tasikmalaya, mengaku sering membeli kopi dari penjual keliling karena lebih hemat dan fleksibel.

“Praktis banget, enggak ribet. Harganya ramah di kantong mahasiswa, rasanya juga enak, enggak kalah sama kopi di kafe mahal,” katanya.

Lihat Juga :  Ini Jadwal Sholat Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Minggu 25 Januari 2026

Fenomena tren kopi gerobak Tasikmalaya ini menunjukkan sektor ekonomi kreatif lokal terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat. Model bisnis kopi keliling dinilai bukan sekadar tren sementara, tetapi menjadi solusi gaya hidup modern yang mengutamakan efisiensi waktu, harga terjangkau, dan akses mudah bagi warga Kota Tasikmalaya. (ham)

Lain nya

Latest Posts

Most Commented

Featured Videos