Documentaries Historia

Kabuyutan Galunggung #6

116 Views

Sanjaya, putra Bratasena, berupaya merebut kembali tahta kerajaan Galuh. Suhu politik kerajaan Galuh memanas. Perebutan kekuasaan itu melibatkan banyak kerajaan, di antaranya kerajaan Sunda dan kerajaan Kalingga di Jawa Tengah. Dalam pertempuran itu Purbasora wafat.

Untuk mempertahankan eksistensi kerajaan Galuh dan meredam konflik keturunan, Semplakwaja atau Batara Guru Galunggung menunjuk Permanadikusumah sebagai raja Galuh, dan Tamperan Barmawijaya sebagai patih kerajaan. Itu keputusan bijak. Permanadikusumah adalah anak Patih Wijayakusumah (keturuan kabuyutan Denuh) yang juga cucu Purbasora (keturunan kabuyutan Galunggung). Sementara Tamperan Barmawijaya adalah anak Sanjaya, cucunya Btarasena (keturunan Mandiminyak).

(Sumber: Preanger Institute)

Facebook Comments
zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
Tonton Juga :  Sebelum Abad ke 19, Kolonial Belanda Tidak Tahu Ada Bangsa Sunda

Add Comment

Click here to post a comment

%d blogger menyukai ini: