TASIKMALAYA | Priangan.com – Perbincangan dua orang dalam video itu terkait dengan operasi tusuk sate, salah satu praktik politik uang yang dilakukan politikus demi memuluskan ambisi menang pemilu. Masyarakat digiring untuk memilih calon anggota legislatif bernomor urut yang sama dan sebagai imbalannya pemilih diberi uang antara Rp100 ribu sampai Rp150 ribu. Cara haram itu diduga dilakukan oleh caleg-caleg dari Partai Gerindra, mulai daerah hingga pusat. Mereka sudah dilaporkan ke Bawaslu Kota Tasikmalaya oleh Adriana Nugraha dan dikuasakan kepada puluhan pengacara. Naskah: Ai | Editor: Yd