• Sumedanglarang di Bawah Mataram

    Sumedanglarang di Bawah Mataram

    TASIKMALAYA | Priangan.com – Pada masa Gesan Ulun, seluruh kekuasaan yang berada di Priangan terhimpit baying-bayang tiga kekuatan besar kerajaan Islam yang sedang tumbuh dan berkembang. Di sebelah utara ada Kesultanan Cirebon, sebelah barat ada Kesultanan Islam Banten, dan di timur Kesultanan Mataram yang aktif melakukan perluasan kekuasaan hingga menaklukkan seluruh wilayah Jawa tengah, Jawa

    READ MORE
  • Perpustakaan Zaman Kerajaan

    Perpustakaan Zaman Kerajaan

    TASIKMALAYA | Priangan.com – Zaman dulu sudah ada perpustakaan atau pabukon yang menyimpan beragam buku-buku suci berisi ilmu pengetahuan dan agama. Naskah-naskahnya ditulis pada lontar atau daun gebang (nipah) dan dijaga oleh seorang pandita. Dalam naskah Sanghyang Siksa Kandang Karesian disebutkan beberapa judul buku suci tersebut, seperti darmasiksa, siksa kandang, pasuk-tapa, kadenaan, mahapawitra, siksa guru,

    READ MORE
  • Kerajaan Sunda Padjadjaran Runtuh

    Kerajaan Sunda Padjadjaran Runtuh

    TASIKMALAYA | Priangan.com – Pada tahun 1579 kerajaan Sunda Padjadjaran jatuh. Raja Raga Mulya (Prabu Surya Kancana atau Nusa Mulya) adalah raja terakhirnya. Peristiwa keruntuhan Pakuan Padjadjaran ini didokumentasikan dalam Pustaka NusantaraIII/1 dan KertabhumiI/2: “Padjadjaran sirna ing ekadaśa śuklapaksa Wesakamasa sewu limang atus punjul siki ikang Śakakala” (Padjadjaran lenyap pada tanggal 11 bagian terang bulan

    READ MORE
  • Dari Galunggung ke Sukakerta

    Dari Galunggung ke Sukakerta

    TASIKMALAYA | Priangan.com – Sukakerta adalah cikal bakal kebupatian Sukapura yang berpusat di Dayeuh Tengah(daerah Salopa), adalah daerah yang merdeka dari pengaruh kekuasaan manapun. Sukakerta merupakan salah satu daerah bawahan dari kerajaan Sunda Padjadjaran yang berpusat di Pakuan. Penguasa pertama Sukakerta adalah Sri Gading Anteg. Masa hidup Sri Gading Anteg diperkirakan sezaman dengan Prabu Siliwangi

    READ MORE
  • Ajaran Darmasiksa

    Ajaran Darmasiksa

    TASIKMALAYA | Priangan.com – Prabu Guru Darmasiksa, penguasa Kerajaan Galunggung, membuat ajaran yang terkompilasi dalam Naskah Sanghyang Siksa Kandang Karesian. Itu diakui sebagai naskah Sunda kuno paling lengkap. Naskahnya tersimpan di Perpustakaan Nasional Jakarta dengan nama register Kropak 630. Naskah ini bertitimangsa nora catur sagara wulan (0-4-4-1), yang berarti tahun 1440 Saka atau 1518 M,

    READ MORE
  • Raja-Raja Galunggung

    Raja-Raja Galunggung

    TASIKMALAYA | Priangan.com – Pada pertengahan abad XII, sepeninggal Batari Hyang, kepemimpinan di Kerajaan Galunggung diteruskan oleh puteranya yang bernama Batara Danghiyang Guru Darmawiyasa. Kepemimpinannya hanya berjalan selama lima tahun. Darmawiyasa kemudian digantikan oleh puteranya yang bernama Darmakusumah. Kekuasaannya berkedudukan di Galunggung, meliputi Galuh, Galunggung, dan Sunda. Karena menguasai tiga kerajaan, Darmakusumah bergelar Maharaja. Pemerintahannya

    READ MORE
  • Amanat Galunggung

    Amanat Galunggung

    TASIKMALAYA | Priangan.com – Salah satu bagian yang tertulis dalam Amanat Galunggung dan banyak dikutip sebagai bait penuh makna tentang pentingnya menghargai sejarah, mengenal leluhur atau nenek moyang, adalah bagian berikut ini: Hana nguni hana mangke Tan hana nguni tan hana mangke Aya ma baheula hanteu tu ayeuna Hanteu ma beheula hanteu tu ayeuna Hana

    READ MORE
  • Amanat Galunggung

    Amanat Galunggung

    TASIKMALAYA | Priangan.com – Dalam Amanat Galunggung banyak ajaran yang ditujukan untuk semua kalangan masyarakat. Antara lain tentang pentingnya memelihara sikap rendah hati, seperti yang dikenal sekarang dengan sebutan ilmu padi. Na twah ra(m)pés dina urang, agamani(ng) paré, ma(ng)sana jumarun, telu daun, ma(ng)sana dioywas, gedé paré, ma(ng)sana bulu irung, beukah, ta karah nunjuk lang/ng/it, tanggah

    READ MORE
  • Persib dan Harga Diri Bangsa Pribumi

    Persib dan Harga Diri Bangsa Pribumi

    Priangan.com Berdiri sejak 14 Maret 1933, Persib adalah nama besar yang menjadi bagian dari perintisan sejarah panjang persepakbolaan nasional. Persib lahir dari rahim perkumpulan yang membawa semangat kebangsaan dan cita-cita kemerdekaan. Mencintai Persib jadi simbol perlawanan bangsa pribumi terhadap segala bentuk kecongkakkan bangsa kolonial melalui olah raga….[] Naskah: Irfal Mujaffar | Editor: Eki Kurnia Sandi

    READ MORE