BANDUNG | Priangan.com – Kaos-kaos yang dipajang di kios Iwan ini menjadi saksi bisu dari sepinya penjualan suvenir di Teras Cihampelas Bandung. Saking sudah sangat lama, Iwan mengaku lupa kapan terakhir kali ada yang membeli kaos di kiosnya. Ia menyebutnya sudah berbulan-bulan, malah mungkin hampir satu tahun.
Selama itu, tak satu pun kaos miliknya pindah ke tangan pembeli. Setiap hari hanya dipajang dalam jumlah yang bisa dihitung jari. Selebihnya disimpan di dalam karung agar tidak cape bongkar pasang.
Lalu, dari mana ia dapat uang? Iwan yang mau diwawancara tanpa direkam video ini mengaku membuka dua kios. Satu kios tempat memajang kaos, dan satunya lagi jualan minuman. Naskah: AI | Editor: Aditama
















