Update Longsor Sirnajaya: Akses Tasikmalaya–Pangandaran Belum Bisa Dilalui

TASIKMALAYA | Priangan.com – Akses jalan penghubung Kabupaten Tasikmalaya dengan Kabupaten Pangandaran terputus total akibat longsor parah di jalur Desa Sirnajaya, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya, menuju wilayah Desa Citalahab. Peristiwa ini terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut pada Senin malam.

Material longsoran berupa tanah dan bebatuan menutup seluruh badan jalan sepanjang sekitar 10 hingga 15 meter dengan kedalaman longsor mencapai 20 hingga 25 meter. Tidak hanya satu titik, di sepanjang jalur tersebut terdata sedikitnya enam titik longsor, dengan dua lokasi tergolong paling parah hingga membuat jalan tidak bisa dilalui sama sekali.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sebagian besar longsor berasal dari tebing setinggi kurang lebih 20 meter. Tebing yang runtuh menimbun badan jalan dengan ketebalan material rata-rata 5 hingga 6 meter, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas.

Kepala Desa Sirnajaya, Asep Supendi, mengatakan longsor terjadi setelah hujan deras dengan durasi cukup lama mengguyur wilayah tersebut. Menurutnya, kondisi tanah yang labil membuat tebing di sepanjang jalur itu mudah runtuh.

“Longsor terjadi semalam setelah hujan deras. Material tanah dan batu menutup total jalan, jadi kendaraan sama sekali tidak bisa lewat. Warga sementara hanya bisa melintas dengan berjalan kaki,” ujar Asep kepada Priangan.com, Selasa (10/2/2026).

Sejak kejadian, pemerintah desa bersama BPBD Kabupaten Tasikmalaya, relawan Kecamatan Karangjaya, serta relawan Destana Desa Sirnajaya langsung melakukan penanganan darurat. Sekitar 20 personel diterjunkan untuk membuka akses sementara bagi warga.

Relawan BPBD Kecamatan Karangjaya, Asmun, menyebut proses penanganan sempat dihentikan karena hujan masih turun dan kondisi lokasi dinilai berbahaya bagi petugas.

“Keselamatan relawan jadi prioritas. Karena hujan masih turun dan tanah labil, pembersihan sementara dihentikan. Kami menunggu alat berat dan cuaca lebih aman agar penanganan bisa maksimal,” katanya.

Lihat Juga :  RSUD dr Soekardjo Tasikmalaya Sarankan Warga Beralih ke BPJS Mandiri

Untuk sementara, jalur Tasikmalaya–Pangandaran ditutup total bagi kendaraan. Pengendara diarahkan melalui jalur alternatif Tanjakan Sejuta meski waktu tempuh menjadi lebih lama. Alternatif lain harus memutar melalui wilayah Kabupaten Ciamis.

Lihat Juga :  Info Samsat Keliling Kabupaten Tasikmalaya 29 Januari 2026: Jadwal, Lokasi, dan Syarat Perpanjang STNK

Hingga kini belum ada kepastian kapan akses jalan tersebut bisa kembali normal. Petugas masih menunggu cuaca membaik serta kesiapan alat berat untuk mempercepat proses pembersihan material longsor. (yna)

Lain nya

Latest Posts

Most Commented

Featured Videos