Trump Umumkan Pasukan AS Serang Fasilitas Besar”l di Venezuela

WASHINGTON D.C | Priangan.com – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Venezuela kembali meningkat setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa pasukan Amerika telah menghancurkan sebuah “fasilitas besar” di sepanjang pesisir Venezuela. Serangan tersebut disebut sebagai operasi darat pertama AS di wilayah negara Amerika Latin itu.

Trump menyampaikan klaim tersebut dalam wawancara radio dengan WABC pada Jumat, 29 Desember 2025. Ia mengatakan pasukan AS menyerang fasilitas yang menjadi titik asal kapal-kapal di kawasan pesisir. “Kami baru saja menghancurkan sebuah pabrik besar atau fasilitas besar tempat kapal-kapal berasal,” ujar Trump.

Dalam pertemuannya dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Trump kembali menyinggung operasi tersebut dan menggambarkan target serangan berada di area dermaga yang disebutnya terkait aktivitas perdagangan narkoba. Ia menyebut adanya “ledakan besar” di lokasi tempat kapal-kapal dimuat sebelum berlayar.

Meski demikian, hingga kini belum ada rincian resmi mengenai lokasi serangan, metode operasi, tingkat kerusakan, maupun kemungkinan korban jiwa. Departemen Pertahanan AS dan Komando Selatan AS mengarahkan permintaan keterangan kepada Gedung Putih, yang belum mengeluarkan pernyataan resmi.

Trump sebelumnya telah mengisyaratkan kemungkinan penggunaan pasukan darat AS di Venezuela dan mengaku telah memberi lampu hijau kepada CIA untuk meningkatkan tekanan terhadap Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Namun, ia menolak mengonfirmasi keterlibatan CIA dalam serangan terbaru tersebut. “Saya tahu persis siapa yang melakukannya, tapi saya tidak ingin mengatakan siapa,” kata Trump.

Pemerintah Venezuela hingga saat ini belum mengakui secara resmi adanya serangan tersebut. Caracas secara konsisten membantah tuduhan keterlibatan dalam perdagangan narkoba dan menyebut tudingan Washington sebagai dalih untuk membenarkan upaya penggantian rezim.

Klaim serangan ini muncul setelah berbulan-bulan eskalasi ketegangan antara kedua negara. Sejak September, Amerika Serikat dilaporkan melakukan operasi militer terhadap puluhan kapal yang dituduh terlibat dalam perdagangan narkoba, disertai peningkatan kehadiran militer AS di kawasan Karibia. Venezuela juga mengecam penyitaan tanker minyak oleh AS dan menyebut langkah tersebut sebagai tindakan pembajakan. (Zia)

Lain nya

Latest Posts

Most Commented

Featured Videos