Tangis para guru honorer yang tergabung dalam Persatuan Guru Madrasah (PGM) Indonesia Tasikmalaya tak terbendung saat berunjuk rasa di depan Bale Kota Tasikmalaya pada Senin, 26 Januari 2026.
Mereka meluapkan emosi dan kekecewaan terhadap kebijakan pemerintah yang sangat diskriminatif. Di saat guru honorer yang telah mengabdi puluhan tahun memperjuangkan kesejahteraan, pemerintah malah memberikan karpet merah kepada pegawai di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melalui pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau P3K.
















