• APRI Sebut Dua Terdakwa Tambang Emas Karangjaya Jadi Korban Kelalaian Negara

    APRI Sebut Dua Terdakwa Tambang Emas Karangjaya Jadi Korban Kelalaian Negara

    TASIKMALAYA | Priangan.com – Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) menilai dua penambang emas rakyat yang kini duduk sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Tasikmalaya merupakan korban kebijakan dan kegagalan administratif negara. Penegasan itu disampaikan Ketua APRI, Hendra Bima, saat memberikan kesaksian meringankan dalam persidangan, Selasa (30/12/2025). Hendra hadir langsung di ruang sidang untuk membela dua terdakwa

    READ MORE
  • Perhutani Tasikmalaya Dorong Sinergi Perizinan Tambang yang Tertib dan Ramah Lingkungan

    Perhutani Tasikmalaya Dorong Sinergi Perizinan Tambang yang Tertib dan Ramah Lingkungan

    TASIKMALAYA | Priangan.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tasikmalaya turut ambil bagian dalam sosialisasi Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 18 Tahun 2025 tentang penyederhanaan perizinan dan pengawasan pengelolaan sumber daya alam sektor energi dan mineral. Kegiatan ini digelar pada Selasa, 16 Desember 2025, di GOR Desa Karanglayung, Kecamatan Karangjaya.

    READ MORE
  • Kisruh Informasi Perpanjangan Pertek Tambang Blok Cengal: APRI Klaim Sudah Terbit, Perhutani Bilang Belum

    Kisruh Informasi Perpanjangan Pertek Tambang Blok Cengal: APRI Klaim Sudah Terbit, Perhutani Bilang Belum

    TASIKMALAYA | Priangan.com — Polemik status perpanjangan Persetujuan Teknis (Pertek) pertambangan rakyat di Blok Cengal, Kecamatan Karangjaya, makin keruh. Dua pihak yang berkaitan langsung dengan proses perizinan justru mengeluarkan pernyataan berbeda: APRI Tasikmalaya menyebut perpanjangan Pertek sudah terbit, sementara Perhutani KPH Tasikmalaya menegaskan dokumen tersebut belum pernah mereka terima. Ketua DPC Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia

    READ MORE
  • Dimonopoli Pemilik Modal Besar, Tambang Emas Tasikmalaya Tak Lagi Berpihak pada Rakyat

    Dimonopoli Pemilik Modal Besar, Tambang Emas Tasikmalaya Tak Lagi Berpihak pada Rakyat

    TASIKMALAYA | Priangan.com – Penutupan tambang emas ilegal di Karangjaya oleh Polres Tasikmalaya Kota rupanya membuka persoalan yang lebih besar: kegagalan negara memastikan bahwa Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) benar-benar menjadi ruang ekonomi milik masyarakat. Sorotan ini disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Aldira Yusup, yang menyebut bahwa operasi penertiban tambang justru menguak betapa timpangnya pengelolaan emas

    READ MORE