• Hak Politik Rakyat Terancam, Akademisi Tasikmalaya Tegaskan Pilkada Langsung Wajib Dipertahankan

    Hak Politik Rakyat Terancam, Akademisi Tasikmalaya Tegaskan Pilkada Langsung Wajib Dipertahankan

    TASIKMALAYA | Priangan.com – Wacana peninjauan ulang pelaksanaan pilkada langsung dengan alasan biaya mahal dinilai tidak logis dan berpotensi mengabaikan hak politik masyarakat daerah. Pilkada justru dipandang sebagai ruang publik penting bagi rakyat untuk menentukan arah kepemimpinan dan kesejahteraan daerahnya. Akademisi Cipasung, Cecep Muttaqin, menilai alasan mahalnya pilkada yang kerap disampaikan pemerintah pusat tidak sebanding

    READ MORE
  • Pilkada Tidak Langsung Dinilai Hidupkan Oligarki, Akademisi Tasikmalaya Angkat Suara

    Pilkada Tidak Langsung Dinilai Hidupkan Oligarki, Akademisi Tasikmalaya Angkat Suara

    TASIKMALAYA | Priangan.com – Wacana penerapan Pilkada tidak langsung kembali bergulir dan disebut-sebut akan dipaksakan menjadi sistem pemilihan kepala daerah pada 2031 mendatang. Isu ini menuai penolakan luas dari berbagai lapisan masyarakat karena dinilai menghilangkan kedaulatan rakyat dalam menentukan pemimpinnya secara langsung. Gelombang penolakan muncul seiring kekhawatiran bahwa Pilkada tidak langsung justru akan menarik demokrasi

    READ MORE