• Pilkada Tidak Langsung Dinilai Hidupkan Oligarki, Akademisi Tasikmalaya Angkat Suara

    Pilkada Tidak Langsung Dinilai Hidupkan Oligarki, Akademisi Tasikmalaya Angkat Suara

    TASIKMALAYA | Priangan.com – Wacana penerapan Pilkada tidak langsung kembali bergulir dan disebut-sebut akan dipaksakan menjadi sistem pemilihan kepala daerah pada 2031 mendatang. Isu ini menuai penolakan luas dari berbagai lapisan masyarakat karena dinilai menghilangkan kedaulatan rakyat dalam menentukan pemimpinnya secara langsung. Gelombang penolakan muncul seiring kekhawatiran bahwa Pilkada tidak langsung justru akan menarik demokrasi

    READ MORE
  • Dominasi Oligarki Menguat, Akademisi Ingatkan Partai Makin Jauh dari Aspirasi Publik

    Dominasi Oligarki Menguat, Akademisi Ingatkan Partai Makin Jauh dari Aspirasi Publik

    TASIKMALAYA | Priangan.com – Dominasi oligarki di tubuh partai politik kembali menjadi sorotan. Dalam dua dekade terakhir, partai-partai di Indonesia dinilai semakin jauh dari fungsi idealnya sebagai penyambung aspirasi masyarakat. Kritik tersebut disampaikan Rico Ibrahim, Akademisi Universitas Cipasung, yang menilai struktur internal partai kini dikendalikan segelintir elite. Menurut Rico, kecenderungan itu terlihat semakin jelas dalam

    READ MORE
  • Demokrasi Tanpa Rakyat: Oligarki, Partai, dan Krisis Kebangsaan

    Demokrasi Tanpa Rakyat: Oligarki, Partai, dan Krisis Kebangsaan

    Oleh: Asep Chahyanto, Pengamat Sosial Politik GELOMBANG demonstrasi yang belakangan ini terjadi di berbagai daerah, adalah cermin kegelisahan rakyat. Mereka turun ke jalan bukan karena ingin merusak, melainkan karena merasa kedaulatannya dikebiri. Pertanyaan besar kini kembali muncul, apakah demokrasi kita masih milik rakyat, atau sudah sepenuhnya jatuh ke dalam genggaman oligarki yang menguasai partai politik?

    READ MORE