• Tiga Peran Penting Guru Honorer Tasikmalaya yang Jarang Disorot

    Tiga Peran Penting Guru Honorer Tasikmalaya yang Jarang Disorot

    TASIKMALAYA | Priangan.com – Guru honorer Tasikmalaya bukan sekadar pelengkap sistem pendidikan. Di balik gaji minim dan status yang tak kunjung pasti, mereka memikul peran besar bagi masa depan daerah. Mulai dari menjaga sekolah tetap berjalan, membentuk karakter generasi muda, hingga menggerakkan literasi di pelosok wilayah Tasikmalaya. Tak banyak yang tahu, di antara guru honorer

    READ MORE
  • Ribuan Guru Honorer Demo di Bale Kota Tasikmalaya, Pertanyakan Kehadiran Negara Soal Kesejahteraan Guru

    Ribuan Guru Honorer Demo di Bale Kota Tasikmalaya, Pertanyakan Kehadiran Negara Soal Kesejahteraan Guru

    TASIKMALAYA | Priangan.com – Ribuan guru honorer dan guru madrasah di Kota Tasikmalaya yang tergabung dalam Aliansi Guru Honorer PGM Indonesia Tasikmalaya menggelar aksi unjuk rasa di Bale Kota Tasikmalaya, Senin (26/1/2026). Aksi ini menjadi luapan kekecewaan mendalam terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai tidak adil dan diskriminatif dalam memperlakukan tenaga pendidik. Para guru menyoroti ironi

    READ MORE
  • Guru Honorer Kian Terpinggirkan, Pengangkatan P3K 2026 Tak Lagi Prioritaskan Pendidik

    Guru Honorer Kian Terpinggirkan, Pengangkatan P3K 2026 Tak Lagi Prioritaskan Pendidik

    TASIKMALAYA | Priangan.com – Kabar tidak adanya lagi pengangkatan guru honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) pada tahun 2026 menambah daftar panjang kegelisahan tenaga pendidik di Tasikmalaya. Kebijakan pemerintah yang memprioritaskan pengangkatan pegawai layanan makan bergizi (MBG) sebagai P3K dinilai semakin meminggirkan nasib guru honorer yang selama ini mengabdikan diri di dunia pendidikan.

    READ MORE
  • Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Tak Adil, Kesejahteraan Guru Terpinggirkan

    Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Tak Adil, Kesejahteraan Guru Terpinggirkan

    TASIKMALAYA | Priangan.com — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah pusat dipromosikan sebagai kebijakan strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Tujuannya dinilai mulia: menekan angka stunting, memastikan anak-anak bersekolah dalam kondisi sehat, serta mendukung kesiapan belajar. Namun di Kota Tasikmalaya, kebijakan ini mulai menuai kritik tajam karena dinilai tidak berimbang dengan

    READ MORE