Logo AMSI

Logo priangan.com

Logo Dewan Pers
  • BERANDA
  • NEWS
    • Nasional
    • Daerah
    • Ekonomi Bisnis
    • Gaya Hidup
  • INSIGHT
  • INSPIRASI
  • BIOGRAFI
  • TALKSHOW
  • DOKUMENTER
    • HISTORIA
  • SPILLKEUN
  • BERANDA
  • NEWS
    • Nasional
    • Daerah
    • Ekonomi Bisnis
    • Gaya Hidup
  • INSIGHT
  • INSPIRASI
  • BIOGRAFI
  • TALKSHOW
  • DOKUMENTER
    • HISTORIA
  • SPILLKEUN

MBG MTs Negeri 3 Kota Tasikmalaya

  • Home
  •  
  • MBG MTs Negeri 3 Kota Tasikmalaya



  • MTsN 3 Kota Tasikmalaya Jadi Dapur Utama Program Makan Bergizi Gratis

    MTsN 3 Kota Tasikmalaya Jadi Dapur Utama Program Makan Bergizi Gratis

    • Daily News
    • Mei 20, 2025

    TASIKMALAYA | Priangan.com – Pemerintah Kota Tasikmalaya secara resmi mengoperasikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menjadikan MTsN 3 Kota Tasikmalaya sebagai lokasi peluncuran sekaligus pusat dapur utama untuk wilayah Cibeureum, Tamansari, dan Kawalu. Peluncuran program tersebut dilangsungkan pada Senin (19/5/2025), disaksikan oleh Wakil Wali Kota Diky Chandra bersama unsur muspika dan tokoh masyarakat setempat.

    READ MORE

Latest Posts

  • MTsN 3 Kota Tasikmalaya Jadi Dapur Utama Program Makan Bergizi Gratis
    MTsN 3 Kota Tasikmalaya Jadi Dapur Utama Program Makan Bergizi Gratis
    • Daily News
    • Mei 20, 2025

Bagikan ini:

  • Share on X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Share on Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
  • Share on LinkedIn(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Berbagi di Tumblr(Membuka di jendela yang baru) Tumblr
  • Share on Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Share on WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Lagi
  • Share on Reddit(Membuka di jendela yang baru) Reddit
  • Share on Pinterest(Membuka di jendela yang baru) Pinterest
  • Share on Pocket(Membuka di jendela yang baru) Pocket
  • Tentang Kami

  • Pedoman Media Siber

  • Disclaimer

2025© Copyright Priangan Media Partners Klik disini untuk tau lebih banyak