Logo AMSI

Logo priangan.com

Logo Dewan Pers
  • Daily News
  • Insight
  • Perspektif
  • Historia
  • Dokumenter
  • BERANDA
  • NEWS
    • Nasional
    • Daerah
    • Ekonomi Bisnis
    • Gaya Hidup
  • INSIGHT
  • INSPIRASI
  • TALKSHOW
  • HISTORIA
  • DOKUMENTER

Guru Ngaji Garut

  • Home
  •  
  • Guru Ngaji Garut



  • Sekretariat Guru Ngaji Dibangun di Garut, Jadi Simbol Kemandirian dan Syiar Umat

    Sekretariat Guru Ngaji Dibangun di Garut, Jadi Simbol Kemandirian dan Syiar Umat

    • Daily News
    • Agustus 1, 2025

    GARUT | Priangan.com – Pemerintah Kabupaten Garut bersama Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Tarogong Kaler memulai pembangunan Sekretariat DPAC di Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler. Gedung ini nantinya menjadi pusat kegiatan para guru ngaji dan pengurus madrasah diniyah setempat. Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Garut, Bambang Hafidz, yang hadir dalam seremoni

    READ MORE

Latest Posts

  • Sekretariat Guru Ngaji Dibangun di Garut, Jadi Simbol Kemandirian dan Syiar Umat
    Sekretariat Guru Ngaji Dibangun di Garut, Jadi Simbol Kemandirian dan Syiar Umat
    • Daily News
    • Agustus 1, 2025

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk mencetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
  • Klik untuk berbagi di Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Klik untuk berbagi pada Tumblr(Membuka di jendela yang baru) Tumblr
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Lagi
  • Klik untuk berbagi pada Reddit(Membuka di jendela yang baru) Reddit
  • Klik untuk berbagi pada Pinterest(Membuka di jendela yang baru) Pinterest
  • Klik untuk berbagi via Pocket(Membuka di jendela yang baru) Pocket
  • Tentang Kami

  • Pedoman Media Siber

  • Disclaimer

2025© Copyright Priangan Media Partners Klik disini untuk tau lebih banyak