Logo AMSI

Logo priangan.com

Logo Dewan Pers
  • BERANDA
  • NEWS
    • Nasional
    • Daerah
    • Ekonomi Bisnis
    • Gaya Hidup
  • INSIGHT
  • INSPIRASI
  • BIOGRAFI
  • TALKSHOW
  • DOKUMENTER
    • HISTORIA
  • SPILLKEUN
  • BERANDA
  • NEWS
    • Nasional
    • Daerah
    • Ekonomi Bisnis
    • Gaya Hidup
  • INSIGHT
  • INSPIRASI
  • BIOGRAFI
  • TALKSHOW
  • DOKUMENTER
    • HISTORIA
  • SPILLKEUN

Evaluasi Pejabat

  • Home
  •  
  • Evaluasi Pejabat



  • Evaluasi Pejabat Eselon II Dimulai, Bupati Garut: Yang Tak Kompeten Siap Diganti

    Evaluasi Pejabat Eselon II Dimulai, Bupati Garut: Yang Tak Kompeten Siap Diganti

    • Daily News
    • Mei 20, 2025

    GARUT | Priangan.com — Pemerintah Kabupaten Garut resmi menggelar uji kompetensi teknis bagi para pejabat pimpinan tinggi pratama (Eselon II) untuk memastikan kesesuaian antara kapasitas pejabat dengan jabatan strategis yang diemban. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di Aula Hotel Harmoni, Senin (19/5/2025). Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya integritas dan kompetensi

    READ MORE

Latest Posts

  • Evaluasi Pejabat Eselon II Dimulai, Bupati Garut: Yang Tak Kompeten Siap Diganti
    Evaluasi Pejabat Eselon II Dimulai, Bupati Garut: Yang Tak Kompeten Siap Diganti
    • Daily News
    • Mei 20, 2025

Bagikan ini:

  • Share on X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Share on Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
  • Share on LinkedIn(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Berbagi di Tumblr(Membuka di jendela yang baru) Tumblr
  • Share on Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Share on WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Lagi
  • Share on Reddit(Membuka di jendela yang baru) Reddit
  • Share on Pinterest(Membuka di jendela yang baru) Pinterest
  • Share on Pocket(Membuka di jendela yang baru) Pocket
  • Tentang Kami

  • Pedoman Media Siber

  • Disclaimer

2025© Copyright Priangan Media Partners Klik disini untuk tau lebih banyak