•  
  •  
  •  
  •  
 

logo

  • Daily News
  • Insight
  • Perspektif
  • Historia
  • Dokumenter
  • BERANDA
  • NEWS
    • Nasional
    • Daerah
    • Ekonomi Bisnis
    • Gaya Hidup
  • INSIGHT
  • INSPIRASI
  • TALKSHOW
  • HISTORIA
  • DOKUMENTER

BPJS Penerima Bantuan Iuran

  • Home
  •  
  • BPJS Penerima Bantuan Iuran



  • 290 Ribu BPJS PBI Nonaktif, Warga Miskin di Kabupaten Tasikmalaya Tak Bisa Berobat

    290 Ribu BPJS PBI Nonaktif, Warga Miskin di Kabupaten Tasikmalaya Tak Bisa Berobat

    • Daerah
    • Januari 22, 2026

    TASIKMALAYA | Priangan.com — Angka mencengangkan terungkap dari persoalan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI). Sekitar 290 ribu peserta BPJS PBI di Kabupaten Tasikmalaya dinyatakan nonaktif. Akibatnya warga miskin di Kabupaten Tasikmalaya tak bisa berobat saat sakit. Kasus paling nyata terjadi di Kecamatan Cipatujah, di mana sejumlah warga mengaku baru mengetahui status BPJS PBI mereka

    READ MORE

Latest Posts

  • 290 Ribu BPJS PBI Nonaktif, Warga Miskin di Kabupaten Tasikmalaya Tak Bisa Berobat
    290 Ribu BPJS PBI Nonaktif, Warga Miskin di Kabupaten Tasikmalaya Tak Bisa Berobat
    • Daerah
    • Januari 22, 2026

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk mencetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
  • Klik untuk berbagi di Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Klik untuk berbagi pada Tumblr(Membuka di jendela yang baru) Tumblr
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Lagi
  • Klik untuk berbagi pada Reddit(Membuka di jendela yang baru) Reddit
  • Klik untuk berbagi pada Pinterest(Membuka di jendela yang baru) Pinterest
  • Klik untuk berbagi via Pocket(Membuka di jendela yang baru) Pocket
  • Tentang Kami

  • Pedoman Media Siber

  • Disclaimer

2025© Copyright Priangan Media Partners Klik disini untuk tau lebih banyak