Singkong Goreng Jadi Menu MBG Ramadan, Warga Tasikmalaya Ramai-ramai Protes

TASIKMALAYA | Priangan.com – Menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di bulan Ramadan yang diterima siswa Sekolah Dasar Negeri Parakan Muncang viral di media sosial dan memicu polemik. Dalam unggahan yang beredar, paket makanan berisi susu, kurma, telur rebus, dan singkong goreng bertabur sedikit keju.

Warganet mempertanyakan kelayakan menu tersebut. Banyak yang menyayangkan singkong dijadikan sajian utama, mengingat komoditas itu melimpah di wilayah setempat.

Atuh padahalmah combro we sakalian meh bisa disanguan,” tulis akun Asep Kancing.

Komentar lebih keras disampaikan akun Dian Yan. “Mending duitna we daripada dibere sampe mah. Da ari sampeumah teu kudu dibere atuh da banyak woy, ngerakeun embeg sampeu,” tulisnya.

Akun lain, Vika Nurelisa, menyoroti kesesuaian menu dengan anggaran program. “Tidak sesuai anggarana, kedah dikumahakeun anu kitu,” katanya.

Camat Karangnunggal, Suherman, membenarkan menu tersebut disajikan pada 23 Februari 2026 oleh salah satu dapur Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) di wilayahnya. Ia menegaskan, penggunaan singkong tidak melanggar aturan.

“Secara kandungan gizi berdasarkan keterangan ahli gizi sudah sesuai. Secara juknis tidak melanggar. Para petani singkong menawarkan hasil panennya kepada dapur,” ujar Suherman kepada wartawan, Selasa (3/3/2026).

Menurutnya, dapur MBG sengaja memanfaatkan komoditas lokal agar petani merasakan dampak ekonomi program. “Niat dapur ingin memanfaatkan tanaman pangan lokal supaya petani bisa merasakan dampak dari sisi ekonomi,” tambahnya. (yna)

Lain nya

Latest Posts

Most Commented

Featured Videos