TASIKMALAYA | Priangan.com – Warga Kabupaten Tasikmalaya diimbau meningkatkan kewaspadaan menyusul prakiraan cuaca buruk yang diprediksi terjadi pada Minggu, 28 Januari 2026. Berdasarkan data resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), seluruh wilayah Kabupaten Tasikmalaya yang mencakup 39 kecamatan berpotensi mengalami hujan ringan hingga hujan sedang, bahkan hujan disertai petir di sejumlah titik.
BMKG menyampaikan, kondisi cuaca di Kabupaten Tasikmalaya didominasi oleh awan tebal dengan intensitas hujan yang dapat meningkat secara tiba-tiba. Masyarakat disarankan membatasi aktivitas di luar rumah, terutama pada siang hingga malam hari, guna menghindari risiko cuaca ekstrem.
Secara umum, suhu udara di wilayah Kabupaten Tasikmalaya diperkirakan berkisar antara 20 hingga 30 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara cukup tinggi, yakni antara 61 hingga 99 persen. Kondisi ini berpotensi memicu hujan lebat disertai petir dan angin kencang secara sporadis.
BMKG mencatat, wilayah selatan Kabupaten Tasikmalaya seperti Cipatujah, Culamega, dan Bojong Gambir berpotensi mengalami hujan petir. Sementara sebagian besar kecamatan lainnya diprediksi diguyur hujan sedang, dan beberapa wilayah mengalami hujan ringan.
Berikut prakiraan cuaca di sejumlah kecamatan Kabupaten Tasikmalaya:
Wilayah Cipatujah dan Culamega diperkirakan hujan petir dengan suhu 20–30 derajat Celsius dan kelembapan di atas 67 persen. Bojong Gambir juga masuk dalam kategori hujan petir dengan kelembapan tinggi hingga 98 persen.
Kecamatan Karangnunggal, Cikalong, Pancatengah, Cikatomas, Cibalong, Parungponteng, Bantarkalong, Bojongasih, Sodonghilir, Taraju, Salawu, Puspahiang, Tanjungjaya, Sukaraja, Salopa, Jatiwaras, Cineam, Karangjaya, Manonjaya, Gunungtanjung, Singaparna, Mangunreja, Sukarame, Cigalontang, Leuwisari, Padakembang, Sariwangi, Sukaratu, Cisayong, Sukahening, Rajapolah, Jamanis, Ciawi, dan Kadipaten diprakirakan mengalami hujan sedang dengan suhu rata-rata 20–30 derajat Celsius.
Sementara itu, Kecamatan Pagerageung dan Sukaresik diprediksi mengalami hujan ringan, meski kelembapan udara tetap tinggi hingga mendekati 99 persen.
BMKG mengingatkan masyarakat yang tinggal di wilayah rawan longsor, daerah perbukitan, serta bantaran sungai agar lebih waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti longsor, banjir, dan pohon tumbang. Pengguna jalan juga diimbau berhati-hati karena jarak pandang dapat menurun akibat hujan dan kabut.
BMKG menegaskan, prakiraan cuaca dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika atmosfer. Oleh karena itu, warga Kabupaten Tasikmalaya diminta rutin memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG serta pembaruan harian di Priangan.com. (Rco)
















