Pengawasan Kebersihan Dapur Rumah Sakit di Ciamis Dinilai Masih Lemah

CIAMIS | Priangan.com – Pengamatan terbaru terhadap sejumlah dapur rumah sakit di Ciamis menunjukkan masih ada fasilitas yang belum memenuhi standar dasar kebersihan. Kondisi itu terungkap setelah inspeksi yang dilakukan lembaga legislatif daerah menemukan sebagian dapur, baik di rumah sakit pemerintah maupun swasta, belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi. Situasi ini mendorong agar setiap pengelola segera mengurus kelengkapan tersebut.

Akademisi dari Universitas Galuh, Hendra Sukarman, menilai kewajiban pemenuhan SLHS bukan hal yang bisa dinegosiasikan. Ia menekankan bahwa dapur rumah sakit memiliki peran penting dalam menjaga keamanan asupan makanan bagi pasien.

“Kalau tidak memiliki SLHS, maka dapur yang saat ini melayani pasien takutnya malah membahayakan terhadap pasien. Terlebih makanan yang disajikan tidak sesuai atau higiene,” ucap Hendra, Jumat (14/11/2025).

Menurut Hendra, rumah sakit yang sudah lebih dulu mengantongi sertifikat tetap perlu menjaga mutu pelayanan dapurnya. Ia menilai peningkatan kualitas harus berjalan seiring dengan pemenuhan syarat administrasi dan standar kebersihan.

“Karena SLHS adalah sebuah keniscayaan yang harus ada di setiap dapur di rumah sakit dan penyedia layanan makan masal. Sebaiknya semua taat pada aturan yang sama,” katanya.

Ia menjelaskan, keberadaan SLHS menjadi bentuk komitmen pengelola dapur dalam memastikan makanan yang disajikan mendapat perhatian serius dari ahli gizi dan para penjamah makanan. Hal ini penting untuk menghindari risiko kesehatan tambahan bagi pasien yang tengah menjalani perawatan.

“Karena akan berbahaya, ketika para penjamah makanan di dapur umum RS tidak higiene. Hal itu akan berdampak terhadap kesehatan pasien yang menjalani perawatan,” ujar Hendra.

Hendra menambahkan, kelalaian dalam memenuhi persyaratan kebersihan justru dapat merusak citra rumah sakit. Ia meminta pihak dinas terkait mengambil langkah tegas terhadap fasilitas kesehatan yang belum memenuhi kewajiban tersebut.

Lihat Juga :  Stok Pupuk Subsidi untuk Petani Tasikmalaya Dijamin Cukup di Awal Musim Hujan

“Kepada Dinas Kesehatan supaya menindak tegas RS yang belum memiliki sertifikat SLHS,” katanya. (Eri)

Lain nya

Latest Posts

Most Commented

Featured Videos