Jejak Sejarah Piala Oscar, Dulu Cuma Ajang Makan Malam Sederhana
- Historia
- Agustus 28, 2025

TASIKMALAYA | Priangan.com — Polemik dugaan ketidaksesuaian tarif layanan kesehatan di RSUD dr. Soekardjo kembali menjadi perhatian publik setelah temuan Badan Pemeriksa Keuangan dalam laporan keuangan pemerintah daerah 2024 mengungkap adanya 27 jenis tarif yang tidak selaras dengan Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 1 Tahun 2024. Nilai ketidaksesuaian tersebut disebut mencapai sekitar Rp1,35 miliar. Sorotan
READ MORE
JAKARTA | Priangan.com – Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar menyampaikan pesan penuh harapan kepada keluarga besar PT Permodalan Nasional Madani (PNM) saat kunjungan ke Menara PNM, Jakarta, Kamis (12/2/2026). Ia berharap bulan suci Ramadan menjadi momentum refleksi spiritual sekaligus penguat ikhtiar membangun masa depan yang lebih baik, baik
READ MORE
JAKARTA | Priangan.com – Kebersamaan Tom Lembong dengan Jokowi bukan sepanjang penggalan. Ia membersamai Jokowi sekitar delapan tahun, mulai jadi penasihat ekonomi dan penulis pidato Jokowi saat menjabat gubernur Jakarta, ditunjuk jadi Menteri Perdagangan dan ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal ketika Jokowi menjadi Presiden selama dua periode. Namun, jabatan yang diembannya pada 2015-2016 itu menjadi
READ MORE
Kedatangan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, ke Kabupaten Tasikmalaya diwarnai banyak fakta yang menarik disimak. Setelah memberi sambutan dalam rapat paripurna, Dedi menemui masyarakat yang sudah berkumpul di kompleks gebu dan menyapa mereka di atas kap mobil.
READ MORE
TASIKMALAYA | Priangan.com – Baru hampir dua bulan dilantik menjadi bupati dan wakil bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin-Asep Sopari dihantam isu tidak sedap. Proyek yang digarap rezim Cecep-Asep dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya terkait perbaikan jalan Mangunreja-Sukaraja, tepatnya di Kampung Cibeureum, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Tanjungjaya. Pelaporan itu dilakukan sejumlah aktivis yang tergabung dalam Forum
READ MORE
JAKARTA | Priangan.com – Pada awal abad ke-20, ruang sidang di Hindia Belanda bukan sekadar tempat mencari keadilan, melainkan sebuah panggung penegasan kekuasaan kolonial. Dalam sistem peradilan Landraad, terdakwa pribumi kerap diperlakukan berbeda sejak awal persidangan. Mereka duduk di lantai, membungkuk di hadapan hakim Eropa, dan menjalani proses hukum yang sebagian besar berlangsung dalam bahasa
READ MORE