Kekalahan Romawi di Hutan Teutoburg
- Historia
- September 11, 2025

TASIKMALAYA | Priangan.com – Keberadaan dapur MBG yang diduga belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) menjadi sorotan mahasiswa di Tasikmalaya. Hasil observasi lapangan menunjukkan limbah cair dari aktivitas dapur disebut belum melalui proses pengolahan sesuai standar sanitasi lingkungan, sehingga berpotensi mencemari saluran air dan lingkungan sekitar. Ketua Umum Komite Mahasiswa Tasikmalaya, Dendy Bima Ardana,
READ MORE
JAKARTA | Priangan.com – Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar menyampaikan pesan penuh harapan kepada keluarga besar PT Permodalan Nasional Madani (PNM) saat kunjungan ke Menara PNM, Jakarta, Kamis (12/2/2026). Ia berharap bulan suci Ramadan menjadi momentum refleksi spiritual sekaligus penguat ikhtiar membangun masa depan yang lebih baik, baik
READ MORE
JAKARTA | Priangan.com – Nama Kabupaten Pati, Jawa Tengah, tiba-tiba menjadi perhatian nasional setelah muncul perlawanan dari segelintir orang yang menentang penaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan sebesar 250 persen. Bupati Pati, Sudewo, berdalih, penaikan pajak itu untuk meningkatkan pendapatan daerah, menggenjot berbagai program pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik. Namun, keputusan itu mendapat
READ MORE
TASIKMALAYA | Priangan.com – Cecep Nurul Yakin alias CNY mencatatkan rekor sumbang sebagai kepala daerah pertama hasil pilkada serentak 2024 yang dilaporkan ke polisi atas dugaan tindak pidana korupsi. Bahkan, kendati baru dua bulan menjalankan tugas sebagai bupati Tasikmalaya, Jawa Barat, politikus Partai Persatuan Pembangunan itu sudah dihantam oleh dua isu korupsi. Pertama soal perbaikan
READ MORE
Raden Cecep Ahmad Mukdas, keturunan dalem Sukapura, seketika mengucap takbir saat dirinya menjelaskan silsilah dalem Sukapura, para penguasa wilayah yang kini bernama Kabupaten Tasikmalaya.
READ MORE
JAKARTA | Priangan.com – Pada awal abad ke-20, ruang sidang di Hindia Belanda bukan sekadar tempat mencari keadilan, melainkan sebuah panggung penegasan kekuasaan kolonial. Dalam sistem peradilan Landraad, terdakwa pribumi kerap diperlakukan berbeda sejak awal persidangan. Mereka duduk di lantai, membungkuk di hadapan hakim Eropa, dan menjalani proses hukum yang sebagian besar berlangsung dalam bahasa
READ MORE