Kisah Alexander Pushkin: Abadi dalam Bahasa, Hidup Sebagai Pelopor Bangsa
- Historia
- September 17, 2025

TASIKMALAYA | Priangan.com – Polemik pengelolaan aset daerah di Tasikmalaya masih berlanjut setelah muncul sorotan terkait tanah bernilai miliaran rupiah serta sejumlah kendaraan dinas yang disebut belum jelas keberadaannya. Menanggapi hal tersebut, BPKPD Kabupaten Tasikmalaya memastikan proses penelusuran aset terus dilakukan sekaligus mempercepat pembenahan administrasi agar data aset daerah lebih akurat dan transparan. Kepala Bidang
READ MORE
JAKARTA | Priangan.com – Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar menyampaikan pesan penuh harapan kepada keluarga besar PT Permodalan Nasional Madani (PNM) saat kunjungan ke Menara PNM, Jakarta, Kamis (12/2/2026). Ia berharap bulan suci Ramadan menjadi momentum refleksi spiritual sekaligus penguat ikhtiar membangun masa depan yang lebih baik, baik
READ MORE
Tenang saja, Pak Prabowo, tenang saja. Bapak tidak perlu mengejar koruptor sampai ke Antartika, karena ternyata mereka masih ada di lingkaran istana. Bapak juga tidak perlu membuat penjara khusus bagi koruptor di pulau terpencil, lantaran mereka yang terbukti korupsi malah diberi amnesti dan abolisi, plus dapat diskon masa tahanan. Tenang saja, Pak Prabowo, tenang saja.
READ MORE
Jakarta, 23 Juli 2001, pukul setengah dua dini hari. Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur mengumumkan catatan bersejarah dalam perjalanan republik ini. Lantaran terjadi krisis konstitusional dan terjadi pertikaian kepentingan politik kekuasaan, Gus Dur membekukan MPR dan DPR.
READ MORE
JAKARTA | Priangan.com – Kementerian Agama kembali menjadi sorotan publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar dugaan penyelewengan dalam penyelenggaraan ibadah haji 2024. Untuk melancarkan proses penyidikan terhadap kasus tersebut, KPK mencekal mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, bepergian ke luar negeri selama enam bulan, terhitung sejak 11 Agustus 2025. Di antara penyelewengan yang dibidik
READ MORE
JAKARTA | Priangan.com – Pada awal abad ke-20, ruang sidang di Hindia Belanda bukan sekadar tempat mencari keadilan, melainkan sebuah panggung penegasan kekuasaan kolonial. Dalam sistem peradilan Landraad, terdakwa pribumi kerap diperlakukan berbeda sejak awal persidangan. Mereka duduk di lantai, membungkuk di hadapan hakim Eropa, dan menjalani proses hukum yang sebagian besar berlangsung dalam bahasa
READ MORE