Rumah Pohon Korowai, Tradisi Unik dari Hutan Papua
- Historia
- Oktober 4, 2025

TASIKMALAYA | Priangan.com – Peristiwa tragis menimpa seorang anak berusia sekitar 6 tahun di wilayah Kecamatan Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (12/2/2026). Bocah tersebut dilaporkan meninggal dunia setelah terseret arus air selokan saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Berdasarkan informasi sementara, korban saat itu tengah bermain bersama temannya di sekitar lokasi selokan. Namun derasnya aliran air
READ MORE
JAKARTA | Priangan.com – Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar menyampaikan pesan penuh harapan kepada keluarga besar PT Permodalan Nasional Madani (PNM) saat kunjungan ke Menara PNM, Jakarta, Kamis (12/2/2026). Ia berharap bulan suci Ramadan menjadi momentum refleksi spiritual sekaligus penguat ikhtiar membangun masa depan yang lebih baik, baik
READ MORE
JAKARTA | Priangan.com – Kepengurusan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terbelah lagi. Dualisme kepemimpinan kembali menerjang partai berasas Islam ini. Muktamar kesepuluh PPP yang dilangsungkan di Jakarta pada pekan keempat September 2025 telah melahirkan dua ketua umum. Sedianya, muktamar akan digelar selama tiga hari. Namun, lantaran terjadi keributan sesama kader partai, acaranya jadi dipercepat dan dipungkas
READ MORE
Ciamis | Priangan.com – Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali memakan korban. Kali ini puluhan siswa SMPN 4 Pamarican, Kabupaten Ciamis, mengalami keracunan, Senin, 29 September 2025. Selain dirawat di Puskesmas Pamarican, ada siswa yang mesti dibawa ke RSUD Kota Banjar. Ada pula yang dirujuk ke Puskesmas Banjar, sedangkan siswa lainnya diberikan perawatan ringan di sekolah
READ MORE
Sesumbar Cecep Nurul Yakin dan Asep Sopari yang disampaikan dalam debat pilkada masih terekam jelas di benak publik. Mereka berjanji akan membuat jalan Kabupaten Tasikmalaya jadi kasep alias mulus dalam waktu dua tahun. Kini, setelah mereka terpilih dan sudah dilantik menjadi bupati-wakil bupati Tasikmalaya, narasi yang dibangun mulai kabur. Cecep plintat-plintut. Janji jalan kasep dalam
READ MORE
JAKARTA | Priangan.com – Pada awal abad ke-20, ruang sidang di Hindia Belanda bukan sekadar tempat mencari keadilan, melainkan sebuah panggung penegasan kekuasaan kolonial. Dalam sistem peradilan Landraad, terdakwa pribumi kerap diperlakukan berbeda sejak awal persidangan. Mereka duduk di lantai, membungkuk di hadapan hakim Eropa, dan menjalani proses hukum yang sebagian besar berlangsung dalam bahasa
READ MORE