Daerah

  • Kurang dari 24 Jam, Polres Tasikmalaya Ringkus Penculik Bayi di Masjid Agung Singaparna

    Kurang dari 24 Jam, Polres Tasikmalaya Ringkus Penculik Bayi di Masjid Agung Singaparna

    TASIKMALAYA | Priangan.com – Gerak cepat Polres Tasikmalaya membuahkan hasil. Kasus penculikan bayi berusia dua bulan yang menggegerkan warga Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, berhasil diungkap kurang dari 24 jam. Pelaku berinisial WD (41) ditangkap di luar daerah, sementara korban bayi ditemukan dalam kondisi selamat. Peristiwa penculikan ini terjadi di teras Masjid Agung Singaparna.

    READ MORE

Nasional

  • Mekanisme Reaktivasi BPJS PBI: Begini Tahapan Resmi dari Kemensos

    Mekanisme Reaktivasi BPJS PBI: Begini Tahapan Resmi dari Kemensos

    JAKARTA | Priangan.com – Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) RI menegaskan mekanisme reaktivasi kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) telah diatur secara resmi. Peserta yang dinonaktifkan tidak otomatis dialihkan menjadi peserta BPJS Mandiri, melainkan harus melalui tahapan verifikasi berjenjang. Berdasarkan data resmi Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial Kemensos RI, proses reaktivasi dimulai

    READ MORE

Gaya Hidup

Insight

  • Pilkada Kabupaten Tasikmalaya; Doa Keluarga Miftahul Huda untuk Ade-Cecep

    Pilkada Kabupaten Tasikmalaya; Doa Keluarga Miftahul Huda untuk Ade-Cecep

    Pasangan calon bupati dan wakil bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto – Cecep Nurul Yakin, mendapat dukungan dari keluarga besar Pondok Pesantren Miftahul Huda, Mononjaya. Bahkan, putri kedua KH.Choer Affandi (alm) dan Hj. Siti Sofiyah (alm), Hj. Daliah Mutiara Affandi, mendoakan secara khusus kepada Ade-Cecep. Ia mengingatkan Ade-Cecep bahwa maju dalam pilkada semata-mata untuk beribadah kepada Allah

    READ MORE

Perspektif

Historia

  • Kisah Besar Martokoesoemo di Tengah Hierarki Ruang Sidang Hindia Belanda

    Kisah Besar Martokoesoemo di Tengah Hierarki Ruang Sidang Hindia Belanda

    JAKARTA | Priangan.com – Pada awal abad ke-20, ruang sidang di Hindia Belanda bukan sekadar tempat mencari keadilan, melainkan sebuah panggung penegasan kekuasaan kolonial. Dalam sistem peradilan Landraad, terdakwa pribumi kerap diperlakukan berbeda sejak awal persidangan. Mereka duduk di lantai, membungkuk di hadapan hakim Eropa, dan menjalani proses hukum yang sebagian besar berlangsung dalam bahasa

    READ MORE

Dokumenter