Satpol PP Tasikmalaya Siap Sapu Bersih Minimarket Ilegal September Ini
- Daily News
- Agustus 25, 2025

PRIANGAN.COM – TASIKMALAYA |Konstelasi Pilkada Kabupaten Tasikmalaya mulai menghangat. Para bakal kontestan pilkada satu per satu muncul ke permukaan. Jika selama ini di antara mereka hanya berani tampil dalam spanduk dan baliho, bakal calon yang satu ini langsung menggebrak dengan melakukan deklarasi.
READ MORE
PRIANGAN.COM – TASIKMALAYA | Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berkomitmen mewujudkan birokrasi yang bersih dan berkeadilan. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Tasikmalaya, Muhammad Zen, mengatakan, ruh dari reformasi birokrasi adalah menjalankan manajemen ASN terkait sistem merit.
READ MORE
PRIANGAN.COM – TASIKMALAYA |Umat Islam Tasik turun aksi mendesak Sukmawati diadili. Aksi digelar di area Taman Kota Tasikmalaya, Jumat, 22 November 2019.
READ MOREPRIANGAN.COM – TASIKMALAYA | Tiga spanduk berisi tulisan yang menyindir Lembaga Swadaya Masyarakat atau LSM dan Ormas dipasang di depan kantor bupati Tasikmalaya dan gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya. Di zaman ini banyak oknum LSM atau Ormas yang hanya gerakan mencari makan dan teriak di saat lapar. Begitu isi salah satu spanduk.
READ MORE
PRIANGAN.COM – TASIKMALAYA | Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto, melakukan gebrakan di dunia pendidikan dengan memberikan surat penugasan kepada ribuan guru sukwan. Di antara para guru sukwan itu ada yang sudah mengabdi puluhan tahun, namun selama itu pula tidak punya legalitas dari pemerintah. Untuk itu, pertama dalam sejarah Pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya, Ade Sugianto sebagai bupati memberikan surat
READ MOREhttps://www.youtube.com/watch?v=aG4dvHyirJc&feature=youtu.be PRIANGAN.COM – TASIKMALAYA | Tiga spanduk berisi tulisan yang menyindir Lembaga Swadaya Masyarakat atau LSM dan Ormas dipasang di depan kantor bupati Tasikmalaya dan gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya. Di zaman ini banyak oknum LSM atau Ormas yang hanya gerakan mencari makan dan teriak di saat lapar. Begitu isi salah satu spanduk.
READ MORE
JAKARTA | Priangan.com – Pada awal abad ke-20, ruang sidang di Hindia Belanda bukan sekadar tempat mencari keadilan, melainkan sebuah panggung penegasan kekuasaan kolonial. Dalam sistem peradilan Landraad, terdakwa pribumi kerap diperlakukan berbeda sejak awal persidangan. Mereka duduk di lantai, membungkuk di hadapan hakim Eropa, dan menjalani proses hukum yang sebagian besar berlangsung dalam bahasa
READ MORE