Daily News

  • Tiga Peran Penting Guru Honorer Tasikmalaya yang Jarang Disorot

    Tiga Peran Penting Guru Honorer Tasikmalaya yang Jarang Disorot

    TASIKMALAYA | Priangan.com – Guru honorer Tasikmalaya bukan sekadar pelengkap sistem pendidikan. Di balik gaji minim dan status yang tak kunjung pasti, mereka memikul peran besar bagi masa depan daerah. Mulai dari menjaga sekolah tetap berjalan, membentuk karakter generasi muda, hingga menggerakkan literasi di pelosok wilayah Tasikmalaya. Tak banyak yang tahu, di antara guru honorer

    READ MORE

News Room

  • Trek Downhill Galunggung Lahirkan Atlet Berprestasi

    Trek Downhill Galunggung Lahirkan Atlet Berprestasi

    PRIANGAN.COM – TASIKMALAYA | Trek downhill Gunung Galunggung telah melahirkan banyak atlet berprestasi, salah satunya Resty Sediadi Nova, atlet wanita yang pernah jadi runer up kejuaraan downhill Asia di Nepal, India. Kondisi lintasan yang berada di pegunungan dengan ketinggian 2.200 di atas permukaan laut dengan kemiringan  hampir 45 derajat, membuat para atlet terbiasa di medan menantang.

    READ MORE
  • Persitas Masuk Liga 3 Nasional, Bupati Tasik: Anugerah Luar Biasa

    Persitas Masuk Liga 3 Nasional, Bupati Tasik: Anugerah Luar Biasa

    PRIANGAN.COM – TASIKMALAYA | Bupati Tasikmalaya mengapresiasi manajemen dan seluruh pemain Persitas yang telah berhasil menembus level nasional dalam kompetisi liga 3 2019. Prestasi ini menjadi catatan manis selama sejarah persepakbolaan di Kabupaten Tasikmalaya. Di tengah segala keterbatasan yang ada, mulai anggaran hingga fasilitas, Persitas telah menjelma menjadi tim yang pantang menyerah, sehingga lolos ke babak

    READ MORE
  • Nelayan Cimanuk Keluhkan Dermaga yang Mangkrak

    Nelayan Cimanuk Keluhkan Dermaga yang Mangkrak

    PRIANGAN.COM – TASIKMALAYA | Para nelayan Cimanuk, Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, mengeluhkan pembangunan dermaga yang tak sesuai dengan harapan. Mereka tidak bisa menggunakan dermaga dan tak lagi memakai tempat pelelangan ikan sejak lima tahun terakhir ini. Pelabuhan Cimanuk ini pada 2015 mendapatkan bantuan pembangunam dermaga dan tempat pelelangan ikan dari anggaran provinsi jawa barat sebesar Rp70 miliar,

    READ MORE
  • Tarif Parkir Kota Tasik Diusulkan Naik; Motor Rp3.000, Mobil Rp5.000

    Tarif Parkir Kota Tasik Diusulkan Naik; Motor Rp3.000, Mobil Rp5.000

    PRIANGAN.COM – TASIKMALAYA | Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya berencana menaikkan tarif parkir tepi jalan pada 2020 nanti. Berdasarkan usulan, tarif parkir untuk motor yang semula Rp1.000 akan dinaikkan menjadi Rp3.000, sedangkan mobil dari Rp2.000 menjadi Rp5.000, adapun untuk mobil barang naik jadi Rp10.000 dari asalnya Rp.5000. Kepala UPTD Parkit Dishub Kota Tasikmalaya, Hamzah Diningrat, mengatakan, rencana kenaikan tarif

    READ MORE
  • Koperasi “Sutra” Sabilulungan; Sempat Mati Suri, Kini Beroperasi Lagi

    Koperasi “Sutra” Sabilulungan; Sempat Mati Suri, Kini Beroperasi Lagi

    PRIANGAN.COM – TASIKMALAYA | Sempat mati suri, kini beroperasi kembali. Begitulah Koperasi Sabilulungan yang berada di kampung Karanganyar, Desa Cipondok, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya. Koperasi yang didirikan pada 1997 ini kini menaungi sejumlah pelaku usaha yang memproduksi kain sutra. Sempat mengalami masa-masa sulit, sekarang bangkit lagi.

    READ MORE
  • Kalahkan Persewangi Banyuwangi, Bus Persitas Dilempari Oknum Suporter

    Kalahkan Persewangi Banyuwangi, Bus Persitas Dilempari Oknum Suporter

    PRIANGAN.COM – TASIKMALAYA | Pertandingan dalam leg kedua antara Persewangi Banyuwangi melawan Persitas Kabupaten Tasikmalaya, di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, Selasa, 3 Desember 2019, dimenangi Persitas. Meski skornya imbang 1-1, Persitas menang agregat 2-1. Kemenangan ini menjadi sejarah bagi klub sepakbola kebanggaan Kabupaten Tasikmalaya ini. Untuk kali pertama dalam sejarah, Persitas masuk liga 3 nasional.

    READ MORE

Historia

  • Kisah Besar Martokoesoemo di Tengah Hierarki Ruang Sidang Hindia Belanda

    Kisah Besar Martokoesoemo di Tengah Hierarki Ruang Sidang Hindia Belanda

    JAKARTA | Priangan.com – Pada awal abad ke-20, ruang sidang di Hindia Belanda bukan sekadar tempat mencari keadilan, melainkan sebuah panggung penegasan kekuasaan kolonial. Dalam sistem peradilan Landraad, terdakwa pribumi kerap diperlakukan berbeda sejak awal persidangan. Mereka duduk di lantai, membungkuk di hadapan hakim Eropa, dan menjalani proses hukum yang sebagian besar berlangsung dalam bahasa

    READ MORE

Dokumenter