Gedung DPRD Kota Tasik Porak-Poranda, Fasilitas Rusak dan Barang Hilang
- Daily News
- Agustus 30, 2025

KAB BANDUNG | Priangan.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (Kang DS) meminta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan ASN Pemkab Bandung fokus melaksanakan program yang berkaitan dengan visi misi dan 57 rencana aksi pada tahun 2026 ini. Selain itu, Bupati mengumumkan rencana evaluasi menyeluruh terhadap setiap program atau belanja yang diusulkan oleh OPD. Ia
READ MORE
Tasikmalaya, Priangan.com – Persoalan sampah di Kota Tasikmalaya belum bisa diatasi sepenuhnya. Masih banyak sampah menumpuk bukan pada tempatnya. Jumlah armada juga belum sesuai harapan. Idealnya ada 60 dumptruck, kini baru 29 unit. Ada juga cator 22 unit, dan armroll 12 unit.
READ MORE
Tasikmalaya, Priangan.com – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya membentuk RT siaga. Berperan penting memutus penyebaran virus. Apa rincian tugasnya?
READ MORE
Tasikmalaya, Priangan.com – Beragam upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dalam melawan virus corona. Salah satunya membentuk rukun tetangga atau RT siaga. Masyarakat berada di garda depan. Memutus penyebaran virus. Memberdayakan diri mencegah wabah.
READ MORE
Tasikmalaya, Priangan.com – Sejak virus corona mewabah, masyarakat jadi familiar dengan sebutan ODP dan PDP. ODP adalah orang dalam pemantauan. Adapun PDP singkatan pasien dalam pengawasan. Belakangan muncul istilah OTG. Atau orang tanpa gejala.
READ MORE
Tasikmalaya, Priangan.com – Mewabahnya virus corona rupanya berdampak baik bagi kelangsungan bumi. Satu di antaranya soal sampah. Volume sampah berkurang. Seperti terjadi di Kota Tasikmalaya.
READ MORE
Tasikmalaya, Priangan.com – Bantuan sosial dari Pemprov Jawa Barat bagi masyarakat terdampak virus corona sudah mulai dibagikan. Di Kota Tasikmalaya, pendistribusian dilakukan sejak 24 April 2020. Bantuannya berupa uang tunai dan bahan sembako. Uang tunai Rp150 ribu, selebihnya berupa beras hingga mi instan. Total bantuan senilai Rp500 ribu.
READ MORE
JAKARTA | Priangan.com – Pada awal abad ke-20, ruang sidang di Hindia Belanda bukan sekadar tempat mencari keadilan, melainkan sebuah panggung penegasan kekuasaan kolonial. Dalam sistem peradilan Landraad, terdakwa pribumi kerap diperlakukan berbeda sejak awal persidangan. Mereka duduk di lantai, membungkuk di hadapan hakim Eropa, dan menjalani proses hukum yang sebagian besar berlangsung dalam bahasa
READ MORE