Gempa 4,4 SR Guncang Tasikmalaya, BMKG Minta Warga Tetap Tenang
- Daily News
- September 1, 2025

KAB BANDUNG | Priangan.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (Kang DS) meminta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan ASN Pemkab Bandung fokus melaksanakan program yang berkaitan dengan visi misi dan 57 rencana aksi pada tahun 2026 ini. Selain itu, Bupati mengumumkan rencana evaluasi menyeluruh terhadap setiap program atau belanja yang diusulkan oleh OPD. Ia
READ MORE
Tasikmalaya, Priangan.com – Kabupaten Tasik akan menerapkan PSBB. Pembatasan Sosial Berskala Besar. Mulai 6 Mei s.d. 19 Mei 2020. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tasik mendukung penerapan PSBB demi kemaslahatan
READ MORE
Tasikmalaya, Priangan.com – Kabupaten Tasik akan menerapkan PSBB. Pembatasan Sosial Berskala Besar. Mulai 6 Mei s.d. 19 Mei 2020. Terkonsentrasi di 17 kecamatan. Bukan berarti kecamatan lain tidak menjadi perhatian. Protokol kesehatan tetap diterapkan di semua kecamatan.
READ MORE
Tasikmalaya, Priangan.com – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan diterapkan di Kabupaten Tasikmalaya. Selama dua pekan, mulai 6 Mei s.d. 19 Mei 2020. PSBB akan terkonsentrasi di 17 kecamatan. Bukan berarti kecamatan lain tidak menjadi perhatian. Protokol kesehatan tetap diterapkan di semua kecamatan.
READ MORE
Tasikmalaya, Priangan.com – Virus corona telah menjadi musuh bersama. Perlu upaya bersama mengatasinya. Semua lapisan bersatu padu . Bergotong royong dan selalu taat aturan.
READ MORE
Tasikmalaya, Priangan.com – Jawa Barat bakal menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSSB). Mulai 6 Mei s.d. 19 Mei 2020. Dilakukan untuk mempercepat penanganan Covid-19. Di Kabupaten Tasik, PSBB akan dilakukan secara parsial.Hanya di beberapa wilayah.
READ MORE
Tasikmalaya, Priangan.com – Kabupaten Tasikmalaya Selatan. Atau Kabupaten Tasela. Begitu nama yang bakal digunakan. Ibu kotanya di Kecamatan Karangnunggal. Tasela jadi daerah otonomi baru, kelak. Pemekaran dari Kabupaten Tasikmalaya. Langkah menuju ke sana kian pasti
READ MORE
JAKARTA | Priangan.com – Pada awal abad ke-20, ruang sidang di Hindia Belanda bukan sekadar tempat mencari keadilan, melainkan sebuah panggung penegasan kekuasaan kolonial. Dalam sistem peradilan Landraad, terdakwa pribumi kerap diperlakukan berbeda sejak awal persidangan. Mereka duduk di lantai, membungkuk di hadapan hakim Eropa, dan menjalani proses hukum yang sebagian besar berlangsung dalam bahasa
READ MORE