Remaja di Singaparna Diamankan Saat Demo, Ternyata Hanya Penonton
- Daily News
- September 4, 2025

TASIKMALAYA | Priangan.com – Jajaran pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tasikmalaya melakukan kunjungan silaturahmi ke Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Tasikmalaya, Senin (26/1/2026). Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara lembaga legislatif dan aparat penegak hukum demi menjaga keamanan dan stabilitas daerah Kabupaten Tasikmalaya. Rombongan pimpinan DPRD dipimpin langsung oleh Ketua DPRD
READ MORE
Mantan ASN Kabupaten Tasikmalaya, Iwan Saputra, akhirnya benar-benar terjun ke kancah politik. Setelah 27 tahun menjadi aparatur sipil negara, Iwan resmi berhenti sebagai abdi negara pada 1 Juni 2020, setelah beberapa waktu sebelumnya mengajukan pensiun dini.
READ MORE
Penyajian data pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Kota Tasikmalaya membingungkan. Apa yang ditampilkan dalam grafik, berbeda dengan yang disampaikan secara lisan.
READ MORE
Jl. KH Zainal Musthafa sudah sejak dulu dijadikan pusat perekonomian di Kota Tasikmalaya. Namun, sejak virus corona mewabah, sebagian jalan ini dipalang. Selama PSBB, kendaraan bermotor tidak diperbolehkan masuk jalan hazet
READ MORE
Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, melepas tiga orang pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh, di aula RSUD dr. Soekardjo, Jumat, 29 Mei 2020. Mereka dinyatakan sembuh dan dibolehkan pulang, serta diberi surat keterangan sembuh dari rumah sakit.
READ MORE
Jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Kota Tasikmalaya menurun drastis. Dalam sehari, penurunannya sampai 27 orang. Dari semula tercatat 50 orang pada 27 Mei 2020, esoknya jadi 23 orang.
READ MORE
Iwan Saputra, kepala Bappeda Kabupaten Tasikmalaya, dan keluarga berduka. Reni Suprihatin, istri Iwan, meninggal dunia, Kamis, 28 Mei 2020. Ibu dua putri itu menghembuskan napas terakhir saat dirawat di RS SMC Singaparna, sakit kanker
READ MORE
JAKARTA | Priangan.com – Pada awal abad ke-20, ruang sidang di Hindia Belanda bukan sekadar tempat mencari keadilan, melainkan sebuah panggung penegasan kekuasaan kolonial. Dalam sistem peradilan Landraad, terdakwa pribumi kerap diperlakukan berbeda sejak awal persidangan. Mereka duduk di lantai, membungkuk di hadapan hakim Eropa, dan menjalani proses hukum yang sebagian besar berlangsung dalam bahasa
READ MORE