Daerah

  • Setahun Kepemimpinan Viman Disorot, Massa Geruduk Bale Kota Tasikmalaya Tuntut Evaluasi

    Setahun Kepemimpinan Viman Disorot, Massa Geruduk Bale Kota Tasikmalaya Tuntut Evaluasi

    TASIKMALAYA | Priangan.com – Ratusan massa dari aliansi masyarakat dan mahasiswa memadati kawasan Bale Kota Tasikmalaya, Senin (9/2/2026). Aksi bertajuk “Tasik Usik Vol.2” ini menjadi bentuk evaluasi satu tahun kepemimpinan Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan. Massa memulai aksi dari Gedung Kesenian Dadaha lalu long march menuju pusat pemerintahan sambil membawa berbagai atribut tuntutan. Mereka

    READ MORE

Nasional

  • Mekanisme Reaktivasi BPJS PBI: Begini Tahapan Resmi dari Kemensos

    Mekanisme Reaktivasi BPJS PBI: Begini Tahapan Resmi dari Kemensos

    JAKARTA | Priangan.com – Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) RI menegaskan mekanisme reaktivasi kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) telah diatur secara resmi. Peserta yang dinonaktifkan tidak otomatis dialihkan menjadi peserta BPJS Mandiri, melainkan harus melalui tahapan verifikasi berjenjang. Berdasarkan data resmi Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial Kemensos RI, proses reaktivasi dimulai

    READ MORE

Gaya Hidup

Insight

  • Besti Dedi Mulyadi, Bupati Bekasi Ditangkap KPK

    Besti Dedi Mulyadi, Bupati Bekasi Ditangkap KPK

    BANDUNG | Priangan.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memuji tinggi Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, dan mengaku sebagai bupati kesayangan dirinya. Pujian itu diucapkan Dedi saat memberi sambutan dalam kunjungan penguatan program eliminasi kusta di Kabupaten Bekasi pada 23 Juli 2025. Selain kaya, Dedi memuji Ade sebagai bupati pemberani. Ia merupakan satu-satunya bupati di

    READ MORE
  • Omong Kosong Bupati Tasik, Labrak Salat Berjemaah Lantik Pengurus LPTQ

    Omong Kosong Bupati Tasik, Labrak Salat Berjemaah Lantik Pengurus LPTQ

    TASIKMALAYA | Priangan.com – Jam dinding di aula Pendopo Baru Kabupaten Tasikmalaya menunjukkan pukul sebelas lewat empat puluh menit. Sekitar sepuluh menit sebelumnya, Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, memasuki aula untuk melantik pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Tasikmalaya masa bakti 2022-2027. Tak lama berselang, dari luar pendopo terdengar samar suara azan Zuhur. Cecep

    READ MORE

Perspektif

Historia

  • Kisah Besar Martokoesoemo di Tengah Hierarki Ruang Sidang Hindia Belanda

    Kisah Besar Martokoesoemo di Tengah Hierarki Ruang Sidang Hindia Belanda

    JAKARTA | Priangan.com – Pada awal abad ke-20, ruang sidang di Hindia Belanda bukan sekadar tempat mencari keadilan, melainkan sebuah panggung penegasan kekuasaan kolonial. Dalam sistem peradilan Landraad, terdakwa pribumi kerap diperlakukan berbeda sejak awal persidangan. Mereka duduk di lantai, membungkuk di hadapan hakim Eropa, dan menjalani proses hukum yang sebagian besar berlangsung dalam bahasa

    READ MORE

Dokumenter

  • Iduladha 1932 Tidak Libur, Warga Bandung Marah

    Iduladha 1932 Tidak Libur, Warga Bandung Marah

    TASIKMALAYA | Priangan.com – Tak seperti biasanya, perayaan Iduladha di Bandung diwarnai kekesalan. Kejadian ini terjadi tahun 1932.Penyebabnya datang dari kesewenangan Pemerintah Kolonial yang tidak meliburkan sekolah pada hari Iduladha. Karena tindakannya itu, Kolonial dikiritik habis-habisan dan dianggap intoleran….[] Naskah: Irfal Mujaffar | Editor: Eki Kurnia Sandi

    READ MORE
  • Pangkur Kamerdikaan; Awal Kebangkitan Pergerakan di Tasikmalaya 1912-1926

    Pangkur Kamerdikaan; Awal Kebangkitan Pergerakan di Tasikmalaya 1912-1926

    TASIKMALAYA | Priangan.com – Liberalisasi ekonomi yang diterapkan oleh pemerintah Hindia-Belanda sejak tahun 1870 telah memaksa rakyat Tatar Sukapura menyerahkan tanah pusakanya. Ribuan hektar tanah subur yang membentang di wilayah Tasikmalaya dikuasai oleh para pengusaha perkebunan berkebangsaan Eropa. Mereka mengeksploitasi dan mengeruk keuntungan dari hasil perkebunan dalam sekala besar. Sementara rakyat pribumi dipaksa hidup menderita

    READ MORE
  • Negara Serikat dan Sikap Politik “Urang” Sunda

    Negara Serikat dan Sikap Politik “Urang” Sunda

    TASIKMALAYA | Priangan.com – Pertengahan 1950-an, kondisi perpolitikan nasional guncang. Legitimasi terhadap Pemerintah Pusat lambat laun mulai luntur akibat tindakan-tindakannya yang dipandang semakin jauh dari kata adil. Tidak meratanya distribusi kekuasaan dan ekonomi memantik gelombang protes di berbagai daerah. Di saat riak-riak protes itu menyeruak, ide federalisme yang sudah dikubur dalam-dalam kembali mencuat. Di Jawa

    READ MORE