TASIKMALAYA | Priangan.com – Suasana sore di Kompleks Olahraga Dadaha selama Ramadan 2026 terlihat semakin semarak. Jika biasanya ngabuburit identik dengan berburu takjil, kini tren olahraga sore justru mendominasi kawasan favorit warga Kota Tasikmalaya tersebut.
Pantauan Jumat sore menunjukkan lintasan lari, pedestrian, hingga area terbuka Dadaha dipadati warga dari berbagai kalangan. Anak muda, keluarga, hingga komunitas olahraga tampak beraktivitas meski sedang menjalankan ibadah puasa. Ada yang jogging ringan, jalan santai, bersepatu roda, hingga mengikuti senam bersama.
Reza (26), warga Kecamatan Tawang, mengaku rutin berolahraga di Dadaha setiap Ramadan. Menurutnya, aktivitas fisik ringan justru membuat waktu menunggu berbuka terasa lebih cepat.
“Kalau cuma diam di rumah malah terasa lama. Saya biasanya jogging santai sekitar 30 menit sebelum Magrib. Badan tetap segar dan pas buka rasanya lebih enak,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Dani (32). Ia menilai fenomena olahraga sore di Dadaha bukan sekadar tren musiman, tetapi sudah menjadi gaya hidup sehat warga Tasikmalaya.
“Sambil nunggu buka, daripada cuma nongkrong atau main HP, mending cari keringat. Di Dadaha suasananya hidup, banyak teman juga. Jadi gak terlalu terasa capek atau haus,” katanya.
Kawasan Dadaha memang menjadi magnet ngabuburit sehat di Kota Tasikmalaya. Selain memiliki lintasan atletik dan lapangan olahraga, area ini juga dikelilingi pedagang kuliner Ramadan. Tak sedikit warga yang usai berolahraga langsung berbuka puasa bersama di sekitar lokasi, menjadikan Dadaha bukan hanya pusat aktivitas fisik, tetapi juga ruang interaksi sosial.
Meski tren olahraga sore saat puasa terus meningkat, warga diimbau tetap memperhatikan kondisi tubuh. Aktivitas dengan intensitas ringan hingga sedang seperti jalan cepat, jogging santai, atau bersepeda ringan dinilai lebih aman untuk mencegah dehidrasi sebelum waktu berbuka.
Fenomena ngabuburit sehat di Dadaha menunjukkan perubahan pola hidup masyarakat Tasikmalaya selama Ramadan. Dari sekadar menunggu waktu berbuka, kini sore hari dimanfaatkan untuk menjaga kebugaran sekaligus mempererat kebersamaan. (ham)

















