NEO, Robot Humanoid yang Siap Mengambil Alih Rutinitas Rumah Tangga

JAKARTA | Priangan.com – Kesibukan kerap membuat pekerjaan rumah tangga menumpuk tanpa disadari. Mencuci pakaian, merapikan ruangan, menyiram tanaman, hingga membereskan peralatan dapur sering kali harus menunggu waktu luang yang tidak selalu tersedia. Di tengah ritme hidup yang semakin padat, industri teknologi kini menawarkan solusi yang terdengar futuristis: robot humanoid yang dirancang untuk tinggal bersama manusia dan mengambil alih tugas-tugas domestik secara mandiri.

Robot tersebut bernama NEO, dikembangkan oleh perusahaan robotika Norwegia 1X Technologies. Dalam video peluncuran di kanal YouTube resmi 1X, NEO diperkenalkan sebagai “humanoid for the home”—robot rumah tangga berbentuk manusia yang tidak hanya membantu pekerjaan fisik, tetapi juga berperan sebagai pendamping berbasis kecerdasan buatan.

Pendiri sekaligus CEO 1X Technologies, Bernt Børnich, menjelaskan bahwa pengembangan NEO bukanlah proyek singkat, melainkan hasil kerja selama satu dekade. Ia mengisahkan bahwa gagasan tentang robot rumah telah tumbuh sejak dirinya berusia 10 tahun, saat membaca buku dan menonton film fiksi ilmiah yang membayangkan masa depan di mana manusia dapat fokus pada hal-hal yang bermakna, sementara robot membantu kehidupan sehari-hari. 

Visi tersebut kemudian diterjemahkan menjadi misi untuk mengembalikan waktu kepada manusia. NEO diharapkan dapat memberi ruang agar pengguna dapat memusatkan perhatian pada keluarga, pengembangan diri, atau aktivitas produktif lain, sementara tugas domestik ditangani oleh robot.

Secara teknis, NEO dirancang dengan tubuh berbasis tendon yang ringan dan relatif senyap. Perangkat ini direkayasa sejak awal dengan mempertimbangkan faktor keselamatan. Gerakannya berenergi rendah agar aman digunakan di dalam rumah, namun tetap memiliki ketangkasan setingkat manusia dan mampu mengangkat beban hingga 55 pon. NEO juga dilengkapi balutan pakaian rajut yang dapat dicuci dengan mesin, serta kepala dan sepatu yang dapat dikustomisasi agar tampil lebih ramah dan sesuai dengan lingkungan domestik.

Lihat Juga :  Update Harga Tiket Masuk Wisata Pangandaran Januari 2026, Warga Tasikmalaya Wajib Simak

Penggunaannya dibuat sederhana. Pemilik cukup menyalakan perangkat, memperkenalkan diri, lalu memberikan daftar tugas yang ingin diselesaikan. Penjadwalan dapat dilakukan melalui percakapan langsung maupun aplikasi pendamping. Fitur “chores” memungkinkan pengguna menentukan waktu tertentu untuk menyiram tanaman, merapikan rumah, atau menjalankan tugas rutin lainnya. Pada waktu yang telah ditetapkan, NEO akan bekerja secara otonom. Melalui aplikasi yang sama, pengguna juga dapat memantau aktivitas robot dari sudut pandangnya secara langsung saat berada di luar rumah.

Lihat Juga :  Sajian Kuliner Hits Akhir Pekan di Tasikmalaya, Ini 3 Nasi Goreng Favorit Versi GoFood

Kemampuan otonomi tersebut ditopang oleh sistem kecerdasan buatan bernama Redwood AI. Wakil Presiden Bidang Kecerdasan Buatan 1X, Eric Jang, menjelaskan bahwa NEO mampu memahami perintah dalam bahasa alami dan memecahnya menjadi langkah-langkah sederhana. Permintaan untuk membereskan cangkir, misalnya, akan diterjemahkan menjadi rangkaian tindakan: berjalan menuju objek, mengambilnya, membawanya ke dapur, lalu meletakkannya di tempat yang sesuai. 

Seiring bertambahnya data dan pengalaman dunia nyata, kompleksitas tugas yang dapat ditangani NEO diklaim akan terus meningkat, termasuk menemukan barang yang hilang atau menyelesaikan satu siklus pencucian pakaian.

Selain menjalankan tugas fisik, NEO dirancang sebagai pendamping AI yang hadir secara nyata di ruang hidup manusia. Robot ini mampu melihat, mendengar, dan mengingat lingkungan sekitar untuk memberikan bantuan yang lebih kontekstual. Sistem audionya dapat mengenali apakah pengguna sedang memanggilnya atau berbicara kepada orang lain di ruangan yang sama. Ekspresi niat dan respons ditampilkan melalui gestur tubuh serta cincin cahaya pada perangkat.

Untuk mendukung operasional harian, NEO juga dirancang mampu melakukan pengisian daya secara mandiri ketika energinya menurun. Dengan kemampuan ini, robot tidak sepenuhnya bergantung pada intervensi manual dalam penggunaan sehari-hari.

Lihat Juga :  Gotong Royong Warga dan Pemerintah Desa Kujangsari Perbaiki Rumah Lansia di Banjar

NEO resmi dibuka untuk pre-order pada 28 Oktober 2025, dengan jadwal pengiriman kepada konsumen mulai 2026. Robot ini ditawarkan dengan harga awal US$20.000 serta opsi berlangganan. Melalui langkah tersebut, 1X Technologies membawa robot humanoid asisten rumah tangga dari tahap demonstrasi teknologi menuju pasar komersial.

Apakah NEO akan menjadi alternatif bagi manusia untuk lebih fokus pada pengembangan diri dan aktivitas bermakna, sebagaimana visi yang disampaikan Bernt Børnich? Atau justru memunculkan ketergantungan baru terhadap teknologi dalam kehidupan sehari-hari? Jawabannya akan terlihat dalam beberapa tahun ke depan, seiring perkembangan teknologi dan respons masyarakat terhadap kehadiran robot humanoid di ruang domestik. (LSA)

Lain nya

Latest Posts

Most Commented

Featured Videos