Documentaries Edukasi Historia

Kerajaan Sunda Padjadjaran Runtuh

140 Views

Pada tahun 1579 kerajaan Sunda Padjadjaran jatuh. Raja Raga Mulya (Prabu Surya Kancana atau Nusa Mulya) adalah raja terakhirnya. Peristiwa keruntuhan Pakuan Padjadjaran ini didokumentasikan dalam Pustaka NusantaraIII/1 dan KertabhumiI/2: “Padjadjaran sirna ing ekadaśa śuklapaksa Wesakamasa sewu limang atus punjul siki ikang Śakakala” (Padjadjaran lenyap pada tanggal 11 bagian terang bulan Wesaka tahun 1501 Saka). Tanggal tersebut kira-kira bertepatan dengan 8 Mei 1579 M.
Runtuhnya kerajaan Sunda Pakuan-Padjadjaran itu terjadi pada masa Kesultanan Banten yang kedua, yaitu Sultan Maulana Yusuf. Maka, Kerajaan Sunda Pakuan-Padjadjaran berangsur melemah dan punah.
Setelah berakhirnya kerajaan Padjadjaran, Sukakerta menjadi daerah bawahan kerajaan Sumedanglarang. Gesan Ulun, yang menggantikan tahta Pangeran Angkawijaya pada 10 Novenber 1580, mendapat dukungan dari 4 bersudara mantan senapati dan pembesar kerajaan Padjadjaran.
Dengan dukungan empat pembesar Pajajaran tersebut, Gesan Ulun pun dinobatkan oleh 44 raja-raja kecil di tatar Sunda untuk menjadi “narendra” penerus dari kerajaan Sunda. Pada saat itu, kekuasaan Gesan Ulun meliputi seluruh wilayah Priangan meliputi Tasikmalaya, Sumedang, Garut, dan Bandung.

Facebook Comments
zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
Tonton Juga :  Pola Perekonomian Rakyat Sukapura Sebelum Kolonial

Add Comment

Click here to post a comment

%d blogger menyukai ini: