Kacau! Jalan Penghubung Kabupaten Tasikmalaya Disulap Jadi Tempat Pembuangan Sampah

TASIKMALAYA | Priangan.com — Tumpukan sampah yang menggunung di pinggir jalan penghubung Kabupaten Tasikmalaya kian mengganggu kenyamanan dan kesehatan masyarakat sekitar. Aroma menyengat dari sampah rumah tangga hingga bangkai hewan tercium kuat sepanjang hari, membuat bahu jalan berubah menjadi tempat pembuangan sampah liar yang dibiarkan tanpa penanganan.

Kondisi tersebut telah berlangsung lama dan terus memburuk. Selain bau tak sedap, tumpukan sampah juga memicu merebaknya nyamuk dan lalat, sehingga dikhawatirkan berdampak pada kesehatan warga, terutama anak-anak dan bayi yang tinggal di sekitar lokasi.

Cep Iwan, warga setempat yang membuka bengkel tepat di seberang tumpukan sampah, mengaku paling merasakan dampaknya. Ia menyebut hingga kini belum ada upaya pengangkutan dari pihak pemerintah.

“Tumpukan sampah itu sudah ada sejak lama, dan sampai sekarang belum ada upaya pengangkutan dari pihak pemerintah manapun,” ujar Cep Iwan kepada Priangan.com, Rabu (21/1/2026).

Ia menambahkan, sampah yang dibuang di lokasi tersebut sebagian besar bukan berasal dari warga sekitar, melainkan dari pengendara motor dan mobil yang melintas dan sengaja membuang sampah ke bahu jalan. Bahkan, pernah ditemukan bangkai ikan yang membuat bau busuk menyebar hingga ke permukiman warga.

“Pernah ada yang buang bangkai ikan. Baunya sangat menyengat. Di sini juga ada bayi, jadi baunya sangat mengganggu pernapasan warga,” katanya.

Keluhan serupa juga disampaikan Komarudin, warga lainnya. Ia mengatakan tumpukan sampah tersebut sudah lama mengganggu aktivitas masyarakat, namun hingga kini belum mendapat penanganan serius.

“Ya, tumpukan sampah ini sudah berlangsung cukup lama dan sampai sekarang belum ada yang mengangkut. Harapannya segera diangkut saja karena cukup mengganggu masyarakat, apalagi dari baunya,” ungkap Komarudin.

Lihat Juga :  Simpang Empat Djarum Semrawut Akibat Lampu Lalu Lintas Mati

Menurut warga, kondisi semakin parah saat musim hujan. Sampah yang menumpuk kerap meluber ke badan jalan, mengganggu lalu lintas dan meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.

Lihat Juga :  Presiden Prabowo Subianto Lakukan Kunjungan Kenegaraan ke Mesir, Hadiri KTT D-8

Warga menilai pembiaran tumpukan sampah di jalan penghubung Kabupaten Tasikmalaya tersebut mencerminkan lemahnya pengawasan dan respons pemerintah terhadap persoalan lingkungan. Selain mencemari lingkungan, kondisi ini juga merusak wajah daerah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada perhatian maupun pernyataan resmi dari dinas terkait atau pihak pemerintah setempat terkait penanganan tumpukan sampah liar di bahu jalan penghubung Kabupaten Tasikmalaya tersebut. (glh/ham)

Lain nya

Latest Posts

Most Commented

Featured Videos