Ketuk palu Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, dalam rapat pleno pada Kamis, 19 Februari 2026, menjadi pembuka pintu bagi Ahmad Sahroni untuk masuk lagi ke gedung parlemen.
Sebelumnya, Mahkamah Kehormatan Dewan DPR menjatuhkan hukuman kepada Ahmad Sahroni dengan menonaktifkan sebagai anggota DPR selama enam bulan. Hukuman itu diberikan lantaran pernyataannya yang dinilai tidak pantas.
Diketahui, pada 22 Agustus 2025, Ahmad Sahroni menyampaikan pernyataan bahwa mereka yang menuntut DPR dibubarkan adalah orang paling tolol sedunia. Ucapannya itu dilontarkan saat melakukan kunjungan kerja di Polda Sumatra Utara.
Berdasarkan analisis Komisi Pencari Fakta (KPF) yang berasal dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan atau KontraS, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, dan Lembaga Bantuan Hukum Jakarta, pernyataan Ahmad Sahroni itu menjadi salah satu faktor utama yang meletupkan kemarahan publik dalam unjuk rasa di Agustus 2025 yang berujung rusuh.
















