HUT ke-29 RS Jasa Kartini Tasikmalaya, Tegaskan Komitmen Layani Pasien Tanpa Diskriminasi Biaya

TASIKMALAYA | Priangan.com – Rumah Sakit Jasa Kartini (RSJK) Tasikmalaya memperingati hari jadinya yang ke-29 pada Senin (9/3/2026). Dalam momentum tersebut, manajemen rumah sakit menegaskan komitmennya untuk tetap mengutamakan pelayanan kemanusiaan, terutama bagi pasien yang datang dengan keterbatasan biaya maupun kendala administrasi.

Direktur PT Karsa Abdi Husada, Cecep Hendra, menegaskan bahwa sejak berdiri hampir tiga dekade lalu, RS Jasa Kartini terus berupaya membuka akses layanan kesehatan seluas-luasnya bagi masyarakat Tasikmalaya.

Menurutnya, persoalan biaya tidak boleh menjadi penghalang bagi pasien untuk mendapatkan penanganan medis.

“Kami tidak pernah berniat membiarkan pasien tanpa penanganan. Siapa pun yang datang berobat tetap kami terima. Yang terpenting pasien mendapatkan tindakan medis terlebih dahulu,” ujar Cecep.

Ia menyebut, komitmen melayani masyarakat menjadi salah satu alasan RS Jasa Kartini mampu bertahan dan berkembang hingga memasuki usia 29 tahun.

“Sejak awal berdiri, kami berusaha memberikan manfaat bagi masyarakat. Nilai kemanusiaan itu yang terus kami pegang sampai sekarang,” katanya.

Hal senada disampaikan Kepala Bagian Pemasaran RS Jasa Kartini, Ai Uuh. Ia menjelaskan rumah sakit menerapkan prinsip tidak menolak pasien, termasuk bagi mereka yang mengalami kendala kepesertaan BPJS Kesehatan.

“Prinsip kami tidak menolak pelayanan. Walaupun status BPJS atau PBI pasien sedang tidak aktif, penanganan medis tetap berjalan,” ujarnya.

Menurut Ai, beberapa layanan medis yang membutuhkan perawatan berkelanjutan seperti hemodialisa (cuci darah) dan kemoterapi tetap menjadi prioritas agar tidak terputus hanya karena masalah administrasi.

Dalam praktiknya, RS Jasa Kartini juga aktif berkoordinasi dengan berbagai instansi seperti Dinas Sosial, BPJS Kesehatan, hingga Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya untuk membantu menyelesaikan persoalan administrasi pasien.

Ai mengungkapkan, hampir setiap hari pihak rumah sakit menemukan kasus kepesertaan PBI BPJS yang belum aktif.

Lihat Juga :  Evaluasi 1 Tahun Wali Kota Tasikmalaya, PMII Desak Reformasi Pendidikan, UMKM dan Tata Kelola Lingkungan

“Rata-rata ada lima sampai enam pasien setiap hari yang status BPJS-nya belum aktif. Kami biasanya memberikan waktu tiga kali dua puluh empat jam kepada keluarga pasien untuk mengurus pengaktifannya,” jelasnya.

Lihat Juga :  APKASI Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Terdampak Bencana di Situbondo

Pada peringatan HUT ke-29 ini, RS Jasa Kartini mengusung semangat “RSJK MEMBARA” yang berarti Menebar Manfaat, Berbagi, dan Beramal. Tagline Adaptive, Competent, and Beyond juga diangkat sebagai komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Tasikmalaya dan sekitarnya.

Manajemen berharap peringatan hari jadi ini menjadi momentum untuk memperkuat peran rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih inklusif dan humanis bagi masyarakat. (yna)

Lain nya

Latest Posts

Most Commented

Featured Videos