apa

Hikayat Guru Ngaji di Ciamis Disiksa Makhluk Gaib

553 Views

CIAMIS | Priangan.com – Rian Riana, guru ngaji di Dusun Marongmong, Desa Darmacaang, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis, mengaku dipukul orang misterius, Senin, 26 Februari 2018, sekitar pukul setengah sembilan malam.

Diceritakan, saat itu Rian sedang menuju rumahnya, usai mengajar. Tiba-tiba, ia diserang. Kepala bagian belakangnya terasa disetrum. Tak sampai di sana. Ia juga diseret dan dipukul pakai benda tumpul. Rian pingsan.

Saat sadar, ia berteriak minta tolong. Warga membawa ke rumahnya, lantas diperiksa ke RSUD Ciamis. Rian mengaku tidak tahu persis siapa orang yang menyiksanya. Kejadian itu dilaporkan ke polisi.

Namun, jelang empat hari dari kejadian, Rian mencabut laporannya ke polisi.  Ia menyimpulkan, pelaku penganiayaan terhadap dirinya adalah makhluk gaib. Hal itu diungkapkan Rian saat memberikan klarifikasi di Kantor Desa Darmacaang, Jumat, 2 Maret 2018, sore.

Didampingi Kepala Desa Darmacaang, Ii Suherli dan rekan-rekannya, Rian menegaskan, penganiayaan itu benar-benar dialaminya. Dia merasa disetrum, diseret, dan dipukuli. Bahkan merasakan ada keluar darah.

Namun, berdasarkan hasil visum dokter, kondisi Rian sehat. Tidak ada bekas luka, seperti korban penyiksaan fisik pada umumnya. “Bila pernyataan saya tidak benar, saya siap diproses sesuai hukum yang berlaku,” tandasnya.

Terpisah,  Kasat Reskrim Polres Ciamis,  AKP Hendra Virmanto, mengaku belum menerima permohonan pencabutan laporan dugaan penganiayaan Rian. Pihaknya masih akan menyelidiki untuk memastikan ada unsur pidana atau tidak. []

Naskah: Fay | Editor Video: Eki Kurnia Sandi

Facebook Comments
zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
Tonton Juga :  Bos Rongsokan di Garut Dorong Pegawainya Jadi Pengusaha

Add Comment

Click here to post a comment

priangan.com

Gelegar Tasik Motekar; Mulasara Babad Wirawangsa

Gelegar Tasik Motekar; Mulasara Babad Wirawangsa

70 Views PRIANGAN.COM – TASIKMALAYA | Kabupaten Tasikmalaya memasuki usia yang ke-387. Perjalanan panjang itu dimulai pada 26 Juli 1632. Itu berdasarkan piagam Sultan Mataram pada 9 Muharam Tahun Jim Akhir atau tanggal 26 Juli 1632 yang mengangkat Ngabehi Wirawangsa sebagai bupati pertama Sukapura dengan gelar Tumenggung Wiradadaha Sukapura. Sebagai bupati pertama Tasikmalaya, nama Wirawangsa […]

Ratusan Penerima PKH di Garut Undur Diri

Ratusan Penerima PKH di Garut Undur Diri

48 Views PRIANGAN.COM – GARUT | Ratusan warga penerima Program Keluarga Harapan atau PKH di Garut mengundurkan diri dari kepesertaan program. Sedikitnya ada 500 warga penerima PKH yang kini klusternya terlepas dari angka kemiskinan dan memiliki usaha sendiri dan memiliki pekerja setelah dilakukan graduasi selama pendampingan bertahun-tahun. Untuk termin ketiga tahun 2019 sekitar 500 penerima PKH […]

Pejabat di Garut Incar Sapi Kurban Ukuran Jumbo

Pejabat di Garut Incar Sapi Kurban Ukuran Jumbo

37 Views PRIANGAN.COM – GARUT | Kendati Hari Raya Idul Adha masih terbilang lama, penjualan hewan kurban di Garut mulai menggeliat. Di antara pembelinya adalah para pejabat yang mengincar sapi berukuran jumbo dengan bobot mencapai tiga hingga delapan kuintal ini sudah laku terjual. Para pembeli memilih lebih awal membeli hewan kurban demi mendapatkan harga yang […]

Pakai Kursi Roda, Tertua di Kloter 43 Kota Tasik Oong Semangat Berhaji

Pakai Kursi Roda, Tertua di Kloter 43 Kota Tasik Oong Semangat Berhaji

33 Views PRIANGAN.COM – TASIKMALAYA | Jemaah calon haji kloter 43 asal Kota Tasikmalaya pada Kamis, 18 Juli 2019, malam diberangkatkan dari Gedung Dakwah menuju Embarkasi Bekasi. Dari kloter 43 yang jumlahnya 269 orang ini hampir empat pertiganya merupakan usia lanjut. Menurut petugas kesehatan jemaah calon haji kloter 43, usia lanjut biasanya rentan terkena penyakit degeneratif, […]

%d blogger menyukai ini: