Harga Buah di Pasar Singaparna Tak Stabil, Pedagang Sebut Pasokan Tersedot Program MBG

TASIKMALAYA | Priangan.com – Pedagang buah di Pasar Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, mengeluhkan harga buah-buahan yang semakin tidak menentu sejak program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan secara masif. Tingginya permintaan untuk kebutuhan program tersebut disebut ikut memengaruhi pasokan di pasar tradisional.

Akibatnya, pedagang kecil harus menghadapi dua tekanan sekaligus: harga dari pemasok naik, sementara daya beli masyarakat justru menurun.

Salah seorang pedagang buah di Pasar Singaparna, Dadan, mengatakan harga buah yang biasanya relatif stabil kini sering berubah dalam waktu singkat.

“Sekarang harga tidak menentu. Setiap hari kami was-was saat belanja stok ke bandar karena harganya sering tiba-tiba melonjak,” ujar Dadan kepada Priangan.com.

Ia menyebut beberapa jenis buah yang kerap mengalami kenaikan adalah jeruk, anggur, semangka, dan buah naga. Komoditas tersebut diketahui sering masuk dalam menu makanan program MBG.

Menurut Dadan, salah satu kenaikan paling terasa terjadi pada jeruk. Harga yang sebelumnya berada di kisaran Rp17.000 per kilogram, kini naik hingga sekitar Rp22.000 per kilogram.

“Masalahnya bukan cuma harga naik, tapi pembeli juga jadi berkurang. Begitu dengar harga jeruk di atas dua puluh ribu, biasanya mereka batal beli atau hanya ambil sedikit,” keluhnya.

Kondisi serupa dirasakan pedagang buah lainnya, Undang. Ia mengaku sering harus menjelaskan kepada pelanggan mengapa harga buah di pasar tiba-tiba berubah.

“Pembeli ingin harga yang biasa, tapi harga dari bandar sudah naik duluan. Akhirnya banyak yang mundur atau tidak jadi beli,” kata Undang.

Menurutnya, kenaikan harga dari tingkat pemasok memaksa pedagang menaikkan harga jual agar tidak merugi. Namun konsekuensinya, pembeli semakin berkurang dan omzet harian pedagang ikut menurun.

Para pedagang berharap pemerintah daerah maupun pusat dapat turun tangan menstabilkan harga, baik melalui pengawasan distribusi maupun kebijakan pengendalian pasar.

Lihat Juga :  Bangun Generasi Hebat, Zulhas Paparkan Program MBG kepada Siswa SMA/SMK di Kabupaten Bandung

“Harapan kami sederhana, harga buah bisa stabil lagi. Jangan sampai program yang tujuannya baik justru membuat pedagang kecil semakin kesulitan bertahan,” pungkasnya. (ham)

Lain nya

Latest Posts

Most Commented

Featured Videos