Imam Besar Front Persaudaraan Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab mengultimatum Presiden Prabowo Subianto untuk segera mengeluarkan Indonesia dari Dewan Perdamaian atau Board of Peace yang dibentuk Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Menurutnya, di dunia internasional saat ini telah terbentuk bingkai penilaian negatif bahwa Indonesia merupakan teman setia dan anteknya Amerika Serikat yang sudah lekat dengan cap sebagai penjahat perang.
Ia mengaku risih dengan penilaian tersebut, karena sangat memalukan bagi bangsa Indonesia. Pasalnya, sejak proklamasi kemerdekaan, Indonesia sudah berkomitmen untuk menghapuskan penjajahan di muka bumi.
Habib Rizieq menegaskan, Indonesia tidak pantas berhubungan erat dengan Amerika Serikat yang mendukung genosida warga Palestina oleh Israel. Ia mengaku heran, bagaimana bisa Indonesia menjadi teman setianya penjahat kemanusiaan, termasuk bergabung dengan Board of Peace?
















