Gunung Galunggung Sepi Saat Munggahan, Kunjungan Wisata Belum Pulih Pasca Pandemi

TASIKMALAYA | Priangan.com – Momentum libur Imlek yang berdekatan dengan tradisi munggahan tahun ini belum mampu mendongkrak kunjungan wisata secara signifikan ke kawasan wisata Gunung Galunggung. Meski tetap ada wisatawan datang, jumlah pengunjung dinilai masih lebih sepi dibandingkan masa sebelum pandemi Covid-19.

Supervisor kawasan wisata, Kusmana, mengungkapkan tren kunjungan memang sedikit meningkat dibanding hari biasa karena adanya libur panjang. Namun, angka tersebut belum menunjukkan pemulihan penuh seperti periode sebelum 2019.

“Kalau dibandingkan tahun 2018 ke belakang, kunjungannya dulu jauh lebih ramai. Setelah pandemi, peningkatan ada, tapi belum kembali normal,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Menurutnya, kondisi ekonomi masyarakat menjadi salah satu faktor utama yang mempengaruhi minat wisata. Daya beli yang belum sepenuhnya pulih membuat sebagian warga menunda rekreasi atau memilih destinasi yang lebih hemat.

Selain itu, munculnya berbagai destinasi wisata baru di Tasikmalaya juga ikut membagi arus pengunjung. Beberapa lokasi seperti Citiis dan Puncak Arga kini menjadi alternatif wisata yang cukup diminati, sehingga konsentrasi wisatawan tidak lagi terpusat di Galunggung.

Meski demikian, pihak pengelola tetap optimistis. Upaya peningkatan fasilitas, kenyamanan pengunjung, serta promosi wisata lokal terus dilakukan agar Galunggung kembali menjadi destinasi unggulan, terutama bagi wisata keluarga.

Pantauan di lapangan menunjukkan pengunjung yang datang masih didominasi rombongan keluarga. Banyak yang memilih botram atau makan bersama sambil menikmati udara pegunungan, suasana alam, serta panorama khas Galunggung yang tetap menjadi daya tarik utama.

Dengan mendekatnya Ramadan, pengelola berharap kunjungan wisata dapat kembali meningkat, sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat sekitar kawasan wisata. (ham)

Lain nya

Latest Posts

Most Commented

Featured Videos