Diterpa Isu Mangkrak, Pengawas Tegaskan Proyek KDMP Desa Jayapura Tetap Jalan

TASIKMALAYA | Priangan.com – Proyek Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Jayapura, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, menjadi sorotan publik. Pembangunan yang sempat disebut-sebut mangkrak itu kini memicu tanda tanya, terutama soal progres fisik dan transparansi proyek.

Isu mangkrak mencuat setelah warga melihat aktivitas pembangunan yang dinilai melambat. Namun, Babinsa Desa Jayapura, Doby, yang bertugas sebagai pengawas lapangan, membantah keras kabar tersebut.

“Pembangunan KDMP di Desa Jayapura tetap berjalan. Tidak benar kalau disebut mangkrak. Memang sempat terhambat, tapi itu karena faktor cuaca. Curah hujan di Cigalontang cukup tinggi beberapa waktu terakhir,” ujar Doby saat ditemui Priangan.com di lokasi proyek, Selasa (24/2/2026).

Menurutnya, proyek yang dimulai sejak Desember itu ditargetkan rampung pada Maret mendatang. Saat ini, progres fisik memasuki tahap menunggu kedatangan material untuk pemasangan atap.

“Sekarang tinggal menunggu material atap. Setelah itu, pengerjaan bisa kembali dikebut,” jelasnya.

Meski demikian, sorotan tidak hanya datang dari lambatnya progres. Ketiadaan papan informasi proyek di lokasi pembangunan turut memicu pertanyaan publik. Tidak ada keterangan mengenai sumber anggaran, nilai proyek, maupun target penyelesaian yang biasanya tercantum dalam papan proyek pemerintah.

Doby mengaku tidak mengetahui alasan tidak dipasangnya papan informasi tersebut.

“Soal papan proyek saya tidak tahu. Tugas saya hanya mengawasi fisik pembangunan di lapangan,” tegasnya.

Kritik juga datang dari internal desa. Sigit, salah satu pegawai Desa Jayapura, mengaku sempat mempertanyakan ketiadaan papan informasi kepada pihak pelaksana.

“Seharusnya ada papan proyek agar masyarakat tahu detailnya. Itu bagian dari transparansi,” ujarnya.

Tak hanya soal fisik bangunan, Sigit juga menyoroti kesiapan sumber daya manusia (SDM) untuk mengelola koperasi setelah bangunan selesai. Hingga kini, menurutnya, belum ada pelatihan tata kelola koperasi bagi aparatur atau calon pengurus di desa.

Lihat Juga :  BPJS PBI Mendadak Nonaktif, Warga Miskin di Cipatujah Gagal Berobat

“Bangunan bisa selesai, tapi kalau SDM tidak disiapkan, koperasi ini bisa saja tidak berjalan optimal. Sampai sekarang belum ada pelatihan khusus, padahal itu penting agar KDMP benar-benar bermanfaat dan bukan hanya jadi bangunan kosong,” pungkasnya. (ham)

Lain nya

Latest Posts

Most Commented

Featured Videos