Di Tengah Eskalasi yang Memanas, Trump Minta Iran Menyerah Tanta Syarat

WASHINGTON | Priangan.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta agar Iran melakukan “penyerahan tanpa syarat” di tengah eskalasi konflik yang melibatkan AS-Israel dan Iran. Pernyataan tersebut disampaikan Trump melalui unggahan di media sosial pada Jumat, 6 Maret 2026 ketika perang memasuki pekan pertama.

Trump mengatakan bahwa tidak akan ada negosiasi atau kesepakatan dengan Taheran selain penyerahan total. “Tidak akan ada kesepakatan dengan Iran kecuali KEPASRAHAN TANPA SYARAT,” tulis Trump dalam pernyataannya.

Ia juga menyebut bahwa pasca Iran menyerah, negara itu akan dipimpin oleh pemimpin baru yang dinaggap “hebat dan diterima.”. Trump mengklaim bahwa AS bersama sekutu-sekutunya akan membantu membangun kembali Iran secara ekonomi pasca konflik berakhir.

Konflik ini bermula pasukan AS dan Israel melancarkan serangan militer besar terhadap Iran Pada Sabtu lalu. Serangan tersebut disebut menargetkan fasilitas militer dan pemimpin negara tersebut, termasuk yang menegaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan gelombang serangan rudal dan drone kamikaze ke se jumlah target di Israel dan pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah. Ketegangan ini juga berdampak pada negara-negara Arab di kawasan teluk yang turut merasakan dampak konflik.

Bai AS, Israel, mupun Iran menyatakan tidak akan mundur dari konflik dalam waktu dekat. Trump backan mengatakan memiliki kemampuan berperang “selamanya,” sementara Iran menegaskan telah mempersiapkan diri puluhan talun menghadapi kemungkinan perang besar.

Sebelumnya, Pemerintah Iran menantang AS untuk melancarkan invasi darat dika memang ingin mengalahkan negara tersebut. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa konflik antara kedua pika berpotensi terus meningkat tanka tanda-tanda penyelesaian dalam waktu dekat. (Zia)

Lain nya

Latest Posts

Most Commented

Featured Videos