dimana

Di Mana Pusat Pemerintahan Saat Tasikmalaya Jadi Ibu Kota Provinsi Jawa Barat?

454 Views

TASIKMALAYA | Priangan.com – Pascaperistiwa Bandung Lautan Api, Maret 1946, seluruh jajaran sipil dan militer Provinsi Jawa Barat pindah ke Tasikmalaya. Mulai saat itu Tasikmalaya menjadi pusat kedudukan sekaligus ibu kota sementara Provinsi Jawa Barat. Gubernurnya Datuk Jamin.

Beliau memimpin Jawa Barat menempati sebagian kantor Kabupaten Tasikmalaya. Dipilih menjadi pusat kedudukan karena letaknya strategis, terletak di jalur pertemuan Jawa Barat dan Jawa Tengah. Memudahkan komunikasi dengan pusat pemerintahan RI di Yogyakarta. Bentang alam yang berbukit-bukit memudahkan taktik geriliya Pasukan Siliwangi. Memiliki sarana dan prasarana yang lengkap, seperti kantor pemerintahan, sarana komunikasi telepon, dan jalur kereta api.

Selama berkedudukan di Tasikmalaya, terjadi dua kali pergantian Gubernur, yaitu Dr. Murjani (Juni 1946) dan Sewaka (1 April 1947). Melalui Tasikmalaya, Pemerintah Jawa Barat melakukan berbagai persiapan menghadapi Belanda.

Dalam Agresi Militer Belanda, 27 Juli 1947, Tasikmalaya menjadi salah satu target utama operasi. Kondisi genting memaksa Gubernur Sewaka mengalihkan pusat pemerintahan Jawa Barat ke Selatan Tasikmalaya, yakni Sukaraja.

Beberapa kali Sewaka juga sempat memusatkan kegiatan pemerintahan ke Cikalong, Karangnunggal, Bantarkalong sampai Lebaksiuh. Februari 1948, Tasikmalaya dikuasai sepenuhnya oleh Belanda dan militer Siliwangi dipaksa meninggalkan Jawa Barat.

Naskah: Irfal Mujaffar | Editor Video: Arie Budiman

 

Facebook Comments
zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
Tonton Juga :  Curug Cimanintin Salopa, Alternatif Destinasi Wisata Alam

Add Comment

Click here to post a comment

priangan.com

Warga Kabupaten Tasik Kesulitan Air Bersih

Warga Kabupaten Tasik Kesulitan Air Bersih

29 Views PRIANGAN.COM – TASIKMALAYA | Kemarau yang sudah berlangsung sekitar tiga bulan membuat masyarakat Kabupaten Tasikmalaya mulai kesulitan mendapatkan air bersih. Seperti yang dialami warga di Desa Cibalanarik, Kecamatan Mangunreja, tepatnya di Kampung Nengrang dan Kampung Cileungsing. Aliran sungai yang selama ini menjadi sumber air bagi warga untuk kebutuhan rumah tangga sudah mengering.

Pemkot Tasik Darurat Kekeringan, Optimalkan Dana yang Ada

Pemkot Tasik Darurat Kekeringan, Optimalkan Dana yang Ada

34 Views PRIANGAN.COM – TASIKMALAYA | Setengah wilayah Kota Tasikmalaya mengalami kekeringan. Dari 69 kelurahan, 31 kelurahan kesulitan mendapatkan air bersih. Pemkot Tasik telah menetapkan darurat kekeringan. Namun, Pemkot Tasikmalaya belum bisa mengeluarkan dana darurat untuk.penanganan bencana kekeringan, karena memang tidak ada dalam anggaran murni. Untuk sementara, dana penanganan ditanggung tiap organisasi perangkat daerah. Jika […]

Pilkada Kabupaten Tasik, Tak Ada Parpol Digdaya

Pilkada Kabupaten Tasik, Tak Ada Parpol Digdaya

82 Views PRIANGAN.COM – TASIKMALAYA | Kabupaten Tasikmalaya menjadi salah satu daerah yang akan menjalani pilkada serentak 2020. Partai politik dan instansi terkait sudah melakukan ancang-ancang untuk mengikuti perhelatan lima tahunan ini. Namun, ada perubahan kekuatan politik dalam pilkada 2020, meski tetap belum ada partai politik yang digdaya untuk maju sendiri dan mengusung pasangan calon […]

5 Tim Priatim I Berlaga dalam Liga Pelajar Kemenpora

5 Tim Priatim I Berlaga dalam Liga Pelajar Kemenpora

31 Views PRIANGAN.COM – TASIKMALAYA | Kementerian Pemuda dan Olahraga sudah meniup peluit untuk liga pelajar usia 14 tahun dan 16 tahun. Untuk wilayah Priangan Timur I diwakili lima tim yang terdiri dari tiga tim untuk U 14 dan dua tim U 16. Babak penyisihannya sudah dimulai pada pekan kedua Juni di Stadion Wiradadaha, Kota […]

%d blogger menyukai ini: