• Autodidak, Ilham “Starlite” Sukses Budidaya Ikan Louhan

    Autodidak, Ilham “Starlite” Sukses Budidaya Ikan Louhan

    Ilham Padil Khairi. Warga Sirnagalih, Indihiang, Kota Tasikmalaya, ini adalah alumnus UIN Yogyakarta Jurusan Keuangan Islam dan pernah mondok di Pesantren Al-Munawwir, Krapyak, Yogyakarta. Di pesantren yang memfokuskan pada hapalan Al-Qur’an itulah Ilham mendapat ijazah sebagai hafiz Quran. Namun, meski menyandang gelar sarjana dan hafiz Quran, Ilham kini tengah menggeluti dunia yang tidak bersentuhan langsung

    READ MORE
  • 5 Kuliner Melegenda di Kota Tasik, Ada Sejak Tahun 60-an

    5 Kuliner Melegenda di Kota Tasik, Ada Sejak Tahun 60-an

    Ini lagi, dan lagi-lagi ini tentang makanan. Membahas seputar kuliner yang ada di Kota Tasikmalaya memang tidak akan ada habisnya. Selalu saja ada yang bisa dikupat, eh dikupas. Makanan apapun memang ada di kota ini. Dari yang jadul hingga yang kekinian ada di sini. Apa perlu diabsen satu persatu?

    READ MORE
  • Pilkada Kabupaten Tasikmalaya; Gugatan Iwan – Iip Ditolak, MA: Bawaslu Langgar Kewenangan

    Pilkada Kabupaten Tasikmalaya; Gugatan Iwan – Iip Ditolak, MA: Bawaslu Langgar Kewenangan

    Pasangan calon bupati dan wakil bupati Tasikmalaya, Iwan Saputra dan Iip Miptahul Paoz, menggugat keputusan KPU Kabupaten Tasikmalaya ke Mahkamah Agung. Mereka menilai keputusan KPU Kabupaten Tasikmalaya terkait rekomendasi dari Bawaslu bertentangan dengan peraturan perundang-undangan, sehingga memohon Mahkamah Agung untuk membatalkan keputusan tersebut. Namun, permohonan Iwan – Iip itu ditolak Mahkamah Agung.

    READ MORE
  • Cerita Bupati Sukapura Menentang Titah Belanda

    Cerita Bupati Sukapura Menentang Titah Belanda

    Raden Anggadipa II atau Raden Tumenggung Wiradadaha VIII merupakan salah satu bupati Sukapura yang berani. Ia menentang titah pemerintah kolonial yang ingin mengeksploitasi Sukapura sebagai wilayah penghasil tarum atau nila, menggantikan padi. Pada tahun 1808, Gubernur Jendral Daendels menginginkan wilayah Priangan menjadi penghasil komoditi utama kopi yang digemari di pasar Eropa.

    READ MORE
  • Pilkada Kabupaten Tasikmalaya; MA Tolak Gugatan Paslon 4, Iwan – Iip Dihukum Rp 1 Juta

    Pilkada Kabupaten Tasikmalaya; MA Tolak Gugatan Paslon 4, Iwan – Iip Dihukum Rp 1 Juta

    Pilkada Kabupaten Tasikmalaya menyisakan persoalan hukum yang hingga kini masih berproses. Pasangan calon nomor 4, Iwan Saputra dan Iip Miptahul Paoz, tidak menerima kekalahan. Mereka menyebutkan banyak dugaan kecurangan yang dilakukan pasangan Ade Sugianto dan Cecep Nurul Yakin yang merupakan peraih suara terbanyak. Namun, satu per satu gugatan Iwan – Iip dipatahkan para pihak berwenang.

    READ MORE
  • Polemik Sengit Kiai NU dengan Ulama Perkumpulan Guru Ngaji di Tasikmalaya

    Polemik Sengit Kiai NU dengan Ulama Perkumpulan Guru Ngaji di Tasikmalaya

    Al-Mawa’idz, majalah terbitan Nahdlatul Ulama atau NU Cabang Tasikmalaya di tahun 1930an, kerap memuat polemik tentang ilmu agama. Polemik itu terjadi antara kiai-kiai NU dengan para ulama yang berhimpun dalam Perkumpulan Guru Ngaji atau PGN. Para ulama yang ada di dalam PGN atau dikenal juga dengan sebutan ulama Idhar ini sebelumnya sudah menerbitkan majalah bernama

    READ MORE
  • Keguguran, Pusing Ulah Leasing

    Keguguran, Pusing Ulah Leasing

    Kasus penarikan kendaraan secara sepihak yang dilakukan leasing kembali terjadi hingga menyebabkan istri dari keluarga pemilik kendaraan mengalami keguguran. Aam Permana, warga Cibunigeulis, Kota Tasikmalaya, adalah anak dari Teti Ruhayati yang merupakan debitur Asia Finance.

    READ MORE
  • Nahdlatoel Oelama di Tasikmalaya; Ada Peran Besar Sutisna Senjaya

    Nahdlatoel Oelama di Tasikmalaya; Ada Peran Besar Sutisna Senjaya

    Tahun ini Nahdlatul Ulama atau NU genap berusia 95 tahun terhitung sejak kali pertama didirikan pada 31 Januari 1926. Tunas organisasi ini awal mula tumbuh di rumah KH. Abdul Wahab Chasbulloh, di kampung Kertopaten, Surabaya. Di rumah itu hadir para kiai, seperti KH. Hasyim As’yari dari Tebu Ireng, KH. Bisri Samsuri (Tambak Beras Jombang), KH.

    READ MORE
  • Lima Masjid Bersejarah di Priangan Timur

    Lima Masjid Bersejarah di Priangan Timur

    Priangan Timur bukan saja terkenal dengan kekayaan alam dan seni budayanya yang beragam. Daerah yang berada di bagian timur Jawa Barat ini juga kental dengan nuansa religinya yang telah terbentuk sejak lama. Jauh sebelum Indonesia merdeka, semangat religiositas warga Priangan telah terpatri kuat. Itu salah satunya bisa dilihat dari masjid-masjid yang sampai sekarang masih ada.

    READ MORE
  • Syekh Abdul Muhyi

    Syekh Abdul Muhyi

    Syekh Abdul Muhyi merupakan ulama penyangga Sukapura. Beliau adalah putra keluarga bangsawan. Ayahnya, Sembah Lebe Warta Kusumah, adalah keturunan raja Galuh (Padjadjaran). Setelah mengembara ke banyak tempat, Syekh Abdul Muhyi bermukim di dalam gua yang sekarang dikenal sebagai Gua Safarwadi, Pamijahan, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Di masanya, perkembangan Islam berlangsung sangat pesat. Pamijahan menjadi kabuyutan

    READ MORE
  • Pasar Tasikmalaya Terbesar di Priangan Timur Sejak Zaman Penjajahan

    Pasar Tasikmalaya Terbesar di Priangan Timur Sejak Zaman Penjajahan

    Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, merupakan yang terbesar di Priangan Timur, bahkan disebut-sebut sebagai pasar tradisional terbesar di Jawa Barat. Di dalamnya ada sekitar 2.772 kios, 230 rumah toko atau ruko, dan 2.400 pedagang kaki lima. Di pasar seluas 43.120 meter persegi ini dijual aneka kebutuhan, mulai sayuran hingga pakaian jadi. Dan ternyata, sejak zaman penjajahan

    READ MORE
  • Lima Fakta Menarik yang Ada di Kabupaten Tasik

    Lima Fakta Menarik yang Ada di Kabupaten Tasik

    Perjalanan panjang telah dilalui Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Sudah berusia ratusan tahun, tapi daerah yang berada di wilayah Priangan Timur ini hingga sekarang tidak ada lampu stopan atau traffic light. Berkali-kali ganti nama daerah, namun masih termasuk wilayah yang luas dengan jumlah penduduk yang tembus sampai jutaan orang. Di antara kota dan kabupaten di Priangan

    READ MORE
  • Tragedi Dipati Ukur

    Tragedi Dipati Ukur

    Sultan Agung Mataram sangat berambisi menguasai seluruh tanah Jawa dan daerah lainnya. Pada tahun 1628, kekuasaan Mataram sudah meliputi seluruh Pulau Jawa, kecuali Banten. Sultan Agung berniat menaklukan Banten. Beliau menyuruh Ki Tumenggung Bauraksa dan Ki Dipati Ukur untuk menyerbu Batavia. Penyerangan dilakukan dari darat yang dikomandani Dipati Ukur dan laut dipimpin Tumenggung Bahurekso. Pasukan

    READ MORE
  • Stasiun Kereta Api di Era Kolonial Belanda

    Stasiun Kereta Api di Era Kolonial Belanda

    Dulu, stasiun tidak hanya berfungsi sebagai titik pemberhentian kereta api. Bukan sekadar tempat menaikturunkan penumpang. Pembangunan jalur utama kereta api di Tasikmalaya yang dimulai pada 1893 dilakukan untuk kepentingan ekonomi. Dua hal yang menjadi dasar pertimbangannya adalah kepadatan penduduk dan tumbuhnya perkebunan-perkebunan.

    READ MORE