BEM Nusantara Jawa Barat Dipimpin Mahasiswa UMB Tasikmalaya

TASIKMALAYA | Priangan.com – Dinamika pergerakan mahasiswa di Jawa Barat memasuki babak baru. Dede Firmansyah, Presiden Mahasiswa Universitas Mayasari Bakti (UMB) Tasikmalaya, resmi ditetapkan sebagai Koordinator Daerah (Korda) BEM Nusantara Jawa Barat. Penetapan tersebut dilakukan secara aklamasi dalam forum konsolidasi yang dihadiri pimpinan Badan Eksekutif Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi se-Jawa Barat.

Sebanyak 16 perguruan tinggi yang tergabung dalam aliansi BEM Nusantara Jawa Barat sepakat memberikan mandat penuh kepada mahasiswa asal Tasikmalaya tersebut. Keputusan aklamasi ini mencerminkan kesepahaman visi serta tekad bersama untuk memperkuat gerakan mahasiswa di Jawa Barat dalam satu barisan yang solid.

Terpilihnya Dede Firmansyah menjadi Korda BEM Nusantara Jabar dinilai sebagai simbol terbukanya ruang kepemimpinan bagi seluruh kampus, tanpa memandang usia maupun status institusi. Universitas Mayasari Bakti Tasikmalaya sendiri diketahui merupakan perguruan tinggi yang relatif baru, dengan usia sekitar tiga tahun.

Dalam penyampaiannya usai ditetapkan, Dede menegaskan bahwa BEM Nusantara adalah rumah bersama seluruh mahasiswa. Ia mengajak seluruh kampus di Jawa Barat untuk menghapus sekat-sekat psikologis antara kampus besar dan kampus kecil demi membangun gerakan yang inklusif dan berdaya.

“BEM Nusantara ini milik kita semua. Kepercayaan yang diberikan kepada saya membuktikan bahwa setiap kampus, termasuk kampus baru seperti UMB Tasikmalaya, memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk memimpin. Jangan pernah merasa kecil, mari kita besarkan wadah ini bersama-sama,” ujar Dede.

Dede juga mengibaratkan BEM Nusantara Jawa Barat sebagai sebuah perahu yang akan berlayar menghadapi tantangan zaman. Menurutnya, dinamika sosial dan politik yang dihadapi mahasiswa ke depan menuntut soliditas dan kerja kolektif seluruh elemen.

“Kita adalah nahkoda dan kru dalam satu perahu. Nahkoda sehebat apa pun tidak akan mampu mengarungi samudra tanpa kru yang kuat dan setia. Kekuatan kita ada pada kebersamaan,” tegasnya.

Lihat Juga :  Di Tangan Orang Kreatif, Limbah Bisa Jadi Rupiah

Ia menekankan bahwa keberhasilan BEM Nusantara Jabar tidak ditentukan oleh figur Koordinator Daerah semata, melainkan oleh loyalitas, partisipasi aktif, dan rasa saling memiliki dari seluruh Presiden Mahasiswa yang tergabung di dalamnya.

Lihat Juga :  Diduga Gunakan Dokumen Tidak Sah, Dua Pemain Piala Persigar Jalani Sidang Disiplin

Menutup penyampaiannya, Dede menyampaikan ajakan kepada seluruh pimpinan BEM untuk menjaga kebersamaan hingga akhir masa kepengurusan. Ia berharap sinergi antar kampus di Jawa Barat tidak berhenti pada forum konsolidasi, tetapi diwujudkan dalam kerja nyata yang dirasakan langsung oleh mahasiswa.

“Jangan biarkan saya berjuang sendirian. Mari kita saling membersamai, saling menguatkan, dan saling membesarkan hingga tiba waktunya kita bertemu kembali di Temu Daerah mendatang,” pungkasnya.

Dengan terpilihnya mahasiswa asal Tasikmalaya sebagai Korda BEM Nusantara Jawa Barat, diharapkan peran dan kontribusi mahasiswa daerah semakin menguat dalam mewarnai arah gerakan mahasiswa di tingkat provinsi. (yna)

Lain nya

Latest Posts

Most Commented

Featured Videos